Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bugatti

Bugatti Chiron Terkena Recall, Inilah Masalahnya!

Bugatti Chiron Terkena Recall, Inilah Permasalahan Yang Terjadi

Permasalahan ban retak yang terjadi di Bugatti Chiron ini umumnya disebabkan umur pemakaian serta jarak tempuh dari mobil yang sudah melebih batas kemampuan ban tersebut.

Autos.id – Baru-baru ini Bugatti melakukan Recall atau penarikan unit mobil kembali terhadap salah satu modelnya, Chiron. Mobil yang dijual seharga puluhan miliyar Rupiah ini terpaksa di recall karena permasalahan ban Bugatti Chiron Pur Sport yang gampang retak. Ketika mobil digeber dalam kecepatan tinggi dengan kondisi ban retak beresiko menyebabkan kecelakaan yang sangat fatal.

Bugatti Chiron sendiri merupakan mobil hypercar yang bisa dipacu dengan keceptan maksimal hingga 420 km/jam.

Bugatti Chiron Terkena Recall, Inilah Permasalahan Yang Terjadi

Temuan Mengenai Ban Retak

Dalam sebuah laporan dari Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat atau NHTSA, mereka menemukan adanya potensi ban retak pada Bugatti Chiron khususnya varian Pur Sport. Temuan yang didapatkan NHTSA ini tidak hanya berlaku untuk unit Chiron yang ada di negeri Paman Sam saja, tetapi juga yang beredar di seluruh dunia. Sekitar 60 unit yang terdampak masalah ini.

Adanya permasalahan tersebut membuat Bugatti merespon cepat. Pabrikan mobil Hypercar asal Prancis ini mengingatkan para pemilik Chiron untuk mengganti ban Chiron mereka setiap 3.000 km sekali atau 1,5 tahun pemakaian. Menurut Bugati, permasalahan ban retak yang terjadi setelah pemakaian selama kurang lebih 4.000 km atau lebih dari 1,5 tahun.

Dari data yang dikumpulkan NHTSA, Bugatti menemukan masalah ban retak tersebut sejak September tahun lalu pada inspeksi salah satu unit prototipe Pure Sport. Setelah berkonsultasi dengan Michelin yang memasok ban untuk Chiron tersebut, Bugatti akan menentikan ban batch pembuatan kapan yang terkena dampak recall.

Karena permasalahan ini, Bugatti pun menghentikan sementara produksi Chiron Pur Sport hingga permasalahan ban segera teratasi serta ban pengganti sudah tersedia. Nantinya Bugati akan menghubungi semua pemilik Chiron khususnya yang Pur Sport untuk dilakukan pergantian ban dimana pergantian ban ini tidak dikenakan biaya sama sekali.

Bugatti Chiron Terkena Recall, Inilah Permasalahan Yang Terjadi

Bugatti Chiron Pur Sport

Spesifikasi Ban Untuk Bugatti Chiron

Bugatti Chiron Pur Sport sendiri menggunakan ban yang memang ditunjukan untuk performa tinggi. Mobil Hypercar ini dibekali dengan ban Michelin Pilot Sport Cup 2R TR. Meskipun ban ini memang ditujukan untuk penggunaan performa tinggi seperti di sirkuit, tetapi ban ini masih aman digunakan dijalan raya umum.

Dalam situs jual beli otomotif Drivetribe, ban tersebut dihargai 41.919 Dollar Amerika 1 set banya. Artinya bila dikonversikan kedalam Rupiah, harga ban dari Michelin ini bisa mecapai Rp 599,5 juta. Artinya harga 1 set ban Bugatti Chiron ini setara dengan harga 2 SUV Ladder Frame 4×2 yang paling populer di Indonesia, Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport yang dijual direntang harga yang sama untuk varian 4×2-nya.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Berita Otomotif

Menjadi sorotan dalam sepekan terakhir karena pernyataan kontroversial, Cristiano Ronaldo malah beli mobil baru. Autos.id – Masih jadi sorotan publik sepak bola dengan pernyataan...

Mobil

Ada sekitar 161 ribuan unit Mercedes Benz GLE dan GLS produksi tahun 2019 hingga 2022 yang terkena recall karena masalah pemasangan trim pintu yang...

Bugatti

Meskipun tidak akan menghadirkan mobil listrik atau SUV dalam kurun waktu 10 tahun kedepan, Bugatti justru sedang menyiapkan sebuah Sportscar Hybrid dengan performa yang...

Bugatti

Sejak tahun 2012, Grand Sport Vitesse telah menjadi roadster tercepat di planet ini. Autos.id – Tingkat rekayasa di Bugatti Veyron masih sulit untuk dipahami...