Tips

Merawat Mobil Diesel Modern Perhatikan 2 Hal Kunci Ini

Merawat mobil diesel modern perlu ekstra hati-hati, karenanya perhatikan dua hal pokok, yakni oli mesin dan kualitas bahan bakar yang akan digunakan.

Jakarta, Autos.id – Kawan Autos… Karakter mobil bermesin diesel emang garang-garang sedep. Bukan tanpa sebab, mengingat torsinya yang berlimpah, banyak orang kepincut dengan mobil diesel.

Karenanya tak heran hampir semua pabrikan otomotif memasukkan juga model bermesin diesel ke Indonesia. Mulai dari pabrikan Jepang, Korea, Eropa, sampai Amerika punya varian mobil diesel. Mungkin cuma Honda saja yang masih enggan menawarkan mobil dieselnya untuk konsumen Indonesia.

“Demi menjaga mesin diesel modern tetap bekerja baik, maka perlu dilakukan perawatan yang juga ekstra teliti. Merawat mobil diesel modern tidak bisa lagi “sejorok” mesin diesel lawas”

Nah, kalau dulu diesel cuma identik dengan Isuzu Panther, sekarang mobil diesel makin beragam. Teknologinya pun sudah jauh lebih “pintar dari mobil diesel seabad yang lalu. Lewat penggunaan teknologi terkini seperti commonrail dan turbo, mesin diesel modern memiliki karakter yang makin baik.

Merawat Mesin Diesel Modern

Diesel Modern Pakai Common Rail

Namun ada hasil tentu harus ada proses. Demi menjaga mesin diesel modern tetap bekerja baik, maka perlu dilakukan perawatan yang juga ekstra teliti. Merawat mobil diesel modern tidak bisa lagi “sejorok” mesin diesel lawas. Karena itulah ada dua kunci utama yang perlu diperhatikan saat merawat mobil diesel modern. Pertama yakni soal oli mesin, yang kedua kualitas bahan bakar.

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat merawat mobil diesel modern adalah pemilihan pelumas untuk mesin diesel. Karena diesel modern biasanya juga dilengkapi teknologi turbo, maka pilihan oli yang tepat buat mesin wajib hukumnya. Kebutuhan oli pada mesin diesel tergolong sangat encer. Pilihannya ada di SAE 10W-30, SAE 5W-40 atau 5W-30, direkomendasi untuk mesin diesel dengan turbocharger. Sekadar informasi, pelumas mesin diesel kini karakteristiknya sama dengan pelumas yang dibuat untuk mesin bensin. Mulai dari tingkat kekentalannya, mesin diesel saat ini pun mulai membutuhkan pelumas yang lebih encer.

Merawat Mesin Diesel Modern

Pilih Oli yang Tepat

Hal tersebut dikarenakan beban kerja mesin diesel lebih ekstrem, penyebabnya adalah rasio kompresi yang tinggi. Ditambah dengan kehadiran turbocharger, maka menghasilkan suhu dan tekanan yang lebih tinggi pula. Sehingga, jangan kaget jika pelumas mesin diesel masa kini memiliki tingkat kekentalan (viskositas) yang lebih rendah.

Selain pelumas, bahan bakar juga tidak bisa menggunakan solar berkualitas rendah. Hal ini karena tekanan pada sistem bahan bakar mesin turbodiesel modern cukup tinggi. Sehingga mesin diesel modern memerlukan bahan bakar berkualitas yang punya kandungan sulfur rendah.

Apabila mesin turbodiesel dipaksakan mengonsumsi bahan bakar kualitas rendah, bisa dipastikan filter solar akan menjadi korban pertamanya. Filter solar bisa mengalami kemampatan. Lantas kerusakan ini akan diikuti terganggunya fungsi injektor. Karena solar berkualitas rendah memiliki kandungan sulfur tinggi.

Merawat Mesin Diesel Modern

Jangan Pakai BBM Sembarangan

Sementara, filter solar mesin diesel modern itu harus sangat rapat. Tujuannya agar tidak ada kotoran yang bisa menghambat lubang injektor mesin turbodiesel modern yang semakin kecil. Di samping itu, ada yang dinamakan dengan catalytic converter. Komponen ini berguna menyaring kadar emisi gas buang agar. Masa pakai catalytic converter bergantung pada kualitas bahan bakar. Penggunaan bahan bakar berkualitas akan memperpanjang umur catalytic converter.

Merawat mobil diesel modern memang sedikit lebih mahal dibanding mobil diesel lawas. Namun dengan perawatan yang baik maka akan menjaga performa dari kendaraan itu sendiri bukan…

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top