Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Toyota Dan Lexus Recall 460 Ribuan Unit Mobil Di Amerika, Ini Permasalahannya!

Toyota Dan Lexus Recall 460 Ribuan Unit Mobil Di Amerika Serikat, Ini Permasalahannya!
Toyota Venza

Last updated on 31 Mei, 2024

Recall yang dilakukan oleh Toyota dan Lexus ini berkaitan dengan sistem kontrol stabilitas atau VSC yang sering mati sendiri dalam kondisi tertentu.

Autos.id – Baru-baru ini, dua brand yang masih berada dalam satu payung yang sama, Toyota dan Lexus terpaksa me-recall sekitar 460 ribuan unit mobil mereka di Amerika Serikat. Hal ini terpaksa dilakukan oleh Toyota dan Lexus karena sistem keselamatan Vehicle Stability Control atau VSC mobil dari kedua brand ini yang tidak bisa bekerja secara optimal dan bisa membahayakan keselamatan berkendara.

Recall yang dilakukan Toyota dan Lexus ini merupakan tindak lanjut dari laporan dari badan keselamatan jalan raya nasional Amerika (NHTSA) perlihal mallfungsi dari fitur VSC ini.

Toyota Dan Lexus Recall 460 Ribuan Unit Mobil Di Amerika Serikat, Ini Permasalahannya!

Toyota RAV4 Hybrid

Mobil Yang Terdampak Recall

Seperti yang di beritakan oleh Carscoops pada Senin (18/4/2022), dari sekitar 460 ribuan unit yang terdampak recall ini merupakan mobil produksi tahun 2020 hingga 2022 ini. Beberapa diantaranya seperti Toyota Sienna Hybrid, Venza, Mirai, RAV4 Hybrid, RAV4 Prime, serta Highlander Hybrid. Sedangkan dari produk Lexus sendiri yang terdampak seperti LS500h, LX600, NX350h, serta NX450h+.

Permasalahan yang terjadi berkaitan dengan sistem kontrol stabilitas atau VSC yang di duga mengalami malfungsi. Masalah tersebut terjadi berkaitan dengan masalah software mobil yang tidak bisa menghidupan fitur VSC saat mobil dinyalakan dalam kondisi tertentu. Saat fitur VSC ini tidak di aktifkan, mobil bisa berpotensi oversteer atau understeer saat berkendara dalam kondisi jalan tertentu.

Toyota Dan Lexus Recall 460 Ribuan Unit Mobil Di Amerika Serikat, Ini Permasalahannya!

Lexus LX600

Adanya gejala oversteer dan understeer ini sangat berpotensi menimbulkan bahaya saat berkendara. Karena yang terjadi menyebabkan mobil menjadi sulit untuk dikendalikan serta berpotensi mobil untuk terguling atau terbalik. Normalnya ketika mobil dalam kondisi normal, fitur VSC ini akan secara otomatis aktif saat mobil ini dinyalakan.

Dalam keterangan resminya, pihak Toyota dan Lexus menyebut masalah yang terjadi dengan fitir VSC ini berkaitan dengan kesalahan sistem software mobil. Kedua brand ini menyebut hal tersebut erat kaitannya dengan Skid Control ECU yang salah menginput sistem VSC ini. Dalam recall ini, kedua brand ini sudah mempersiapkan software terbaru yang memungkinkan kejadian VSC tidak aktif secara otomatis ini tidak terjadi lagi.

Dan juga dalam recall kali ini, pihak Toyota dan Lexus menyebut untuk para konsumen yang mobilnya termasuk ke dalam daftar recall ini untuk segera melakukan recall di bengkel resmi mereka. Toyota dan Lexus juga menjamin para konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali atau gratis untuk program recall kali ini.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mobil

Last updated on 27 Mei, 2024 Autos.id – Tidak hanya mobil bertenaga listrik, mobil bertenaga BBM pun masih terus menunjukkan eksistensinya. Berbagai merek terus...

Mobil

Last updated on 27 Maret, 2024 Autos.id – Perkembangan mobil ramah lingkungan tengah menjadi trend pada saat ini di pasaran otomotifnya. Dalam hal ini,...

Berita Otomotif

Toyota Transmover menjadi mobil yang ‘paling dekat’ dengan Toyota Avanza, dimana juga dipilih untuk jadi armada taksi. Autos.id – Toyota Transmover, pada dasarnya, merupakan...

Berita Otomotif

Last updated on 23 Januari, 2024 Mobil listrik sedang naik daun, dimana ada beberapa merk yang laris di pasar Indonesia dan jadi incaran. Autos.id...

error: Content is protected !!