Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita

Mobil Listrik Masa Depan dari Apple Kabarnya Ditunda

Logo Apple Car.
Logo Apple Car. (Sumber: Macrumors)

Rencana peluncuran mobil listrik Apple dikabarkan harus tertunda sampai tahun 2026.

Autos.id – Apple yang merupakan perusahaan teknologi internasional kabarnya harus menunda peluncuran mobil listrik swakemudinya, yakni Apple Car, dari jadwal 2024 menjadi tahun 2026.

Dilansir dari Carscoops, Apple membuat keputusan mengejutkan itu karena sulitnya memproduksi mobil listrik otonom dan masih membutuhkan lebih banyak pengembangan secara teknologi serta hal lainnya.

Ilustrasi mobil listrik besutan Apple.

Ilustrasi mobil listrik besutan Apple. (Sumber: Carscoops)

Kemudian juga kendala berikutnya adalah terkait studi dan riset, hingga menemukan dan menguji komponen yang tepat. Ditambah lagi harganya akan sangat mahal jika dibandingkan dengan berbagai model mobil listrik yang sudah dipasarkan secara global dari sejumlah produsen.

Melihat berbagai tantangan yang disebutkan, maka Apple terpaksa menunda peluncuran mobil listrik otonom masa depan mereka hingga tiga tahun ke depan, terlebih lagi membutuhkan kematangan strategi di bisnis terkait.

Sementara diketahui sebelumnya juga bahwa pihak Apple sedang melakukan pengembangan mobil listrik dengan teknologi swakemudi. Dan hal itu diungkap pada tahun 2016 silam.

Akan tetapi sampai saat ini, kabar terkati pengembangan mobil tersebut tanpa kejelasan lebih lanjut meskipun pihak perusahaan Apple sudah menjalin kemitraan manufaktur untuk membantu memasok suku cadang dari dari teknologi swakemudi.

Selain itu, pihak Apple juga masih perlu menguji coba dengan menyematkan teknologi yang pernah mereka kembangkan, seperti turunan dari sensor Lidar yang terdapat pada perangkan iPhone 12 Pro dan iPad Pro.

Ilustrasi interior mobil listrik besutan Apple.

Ilustrasi interior mobil listrik besutan Apple. (Sumber: Times of India)

Kabar tersebut pun mengungkapkan bahwa aki mobil listrik besutan Apple dapat menggunakan desain monocell yang mengemas sel-sel pada baterai dan membebaskan ruang di dalam paket baterai tersebut dengan cara menghilangkan kantung serta modul yang digunakan sebagai penopang.

Tidak hanya itu, karena pihak perusahaan Apple masih sedang melakukan riset terkait penggunaan lithium besi fosfat yang disebut tidak menghasilkan panas seperti penggunaan baterai lithium-ion tradisional.

 

Sumber: Carscoops

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Berita

Rencana pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi nikel nasional, dan mendorong kedaulatan ekonomi...

Mobil Honda

Jakarta – PT Honda Prospect Motor (HPM) akhirnya resmi membuka pemesanan Honda Super-ONE di Indonesia setelah melakukan debut perdananya pada ajang GIIAS 2026. Mobil...

Berita

Last updated on 3 August, 2026 Autos.id- Jakarta. Halo, Sobat Autos! Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 beneran bikin kejutan yang nggak...

Berita

Autos.id – Teknologi mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia terus berkembang. Selain Battery Electric Vehicle (BEV) atau mobil listrik murni, kini tersedia berbagai pilihan...