Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Lamborghini Recall 5000 Unit Huracan Karena Masalah Pada Lampu Depan

Lamborghini Merecall 5000 Unit Huracan Karena Masalah Pada Lampu Depan

Masalah yang terjadi pada Lamborghini Huracan ini karena sekrup lampu depan yang tidak terpasang secara sempurna dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Autos.id – Baru-baru ini, produsen otomotif yang sering membuat mobil supercar, Lamborghini berencana akan melakukan recall atau penarikan unit kembali terhadap sekitar 5000 unit Huracan. Lamborghini terpaksa melakukan recall karena lampu depan dari mobil supercar ini yang mengalami masalah dan berpotensi membahayakan orang-orang disekitar.

Recall yang dilakukan oleh Lamborghini pada Huracan karena masalah lampu depan ini sudah sesuai dengan arahan Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat atau NHTSA.

Lamborghini Merecall 5000 Unit Huracan Karena Masalah Pada Lampu Depan

Masalah Lampu Depan Mobil

Seperti yang diberitakan oleh Carscoops, Lamborghini menemukan bahwa lampu depan Lamborghini Huracan yang sudah ditutup sekrup tersebut tetapi setelah diselidiki bagian sekrup yang digunakan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Lamborghini menjelaskan bahwa masalah yang terjadi tersebut murni karena kesalahan manusia atau human error karena pemasangan sekrup yang tidak sesuai standar.

Karena masalah tersebut sekitar 5.000 unit Lamborghini Huracan yang beredar diseluruh dunia harus dilakukan recall atau penarikan unit kembali karena masalah sekrup lampu depan yang tidak terpasang dengan sempurna. Recall yang dilakukan oleh Lamborghini tersebut juga sudah sesuai rekomendasi Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat atau NHTSA.

Masalah sekrup mobil depan pada Lamborghini Huracan tersebut sudah dilaporkan kepihak NHTSA pada bulan Maret 2020 silam. Saat itu, Lamborghini juga mengajukan sebuah petisi yaitu “Inconsequential Noncomplice” atau ketidakpatuhan yang tidak perlu adanya konsekuensi. Dalam petisi tersebut Lamborghini mengaku masalah sekrup lampu ini tidak terlalu membahayakan karena lampu masih bisa berfungsi dengan normal.

Namun dua tahun kemudian atau awal tahun 2022, NHTSA baru memberikan keputusan mengenai petisi yang diajukan Lamboghini tersebut. Hasilnya adalah jika masalah sekrup lampu depan tersebut justru membahayakan dan dapat meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan.

Lamborghini Merecall 5000 Unit Huracan Karena Masalah Pada Lampu Depan

Dalam laporan tersebut, NHTSA menjelaskan, bahwa Huracan yang tidak dilengkapi dengan fitur Vehicle Headlamp Aiming Device atau VHAD. Fitur tersebut akan mengatur posisi lampu secara manual seperti klaim dari Lamborghini. Namun nyatanya klaim dari Lamborghini akan adanya fitur tersebut tidak terbukti adanya.

Permasalahan sekrup lampu depan di Lamborghini Huracan juga akan menyebabkan beberapa potensi bahaya yang mengintai. Misalnya seperti bidik cahaya yang dipancarkan tidak tepat dan dapat menyebabkan pengendara lain menjadi silau. Serta yang paling berpengaruh adalah berkurangnya jarak pandang di salah satu sisi.

Hingga saat ini, Lamborghini belum memberi pernyataan resmi mengenai recall Huracan yang terdampak tersebut. Namun pihak NHTSA menghimbau agar para pemilik Huracan agar segera membawa unit Huracan mereka ke bengkel resmi untuk dilakukan pergantian part sekrup lampu depan tersebut.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Mobil

Ada sekitar 161 ribuan unit Mercedes Benz GLE dan GLS produksi tahun 2019 hingga 2022 yang terkena recall karena masalah pemasangan trim pintu yang...

Mobil

Recall yang terjadi pada Toyota Land Cruiser 300 dan Lexus LX 600 di Filipina ini berkaitan dengan sistem Vehicle Stabillity Control yang mengalami masalah...

Berita Otomotif

Recall ban dari Goodyear ini juga sesuai dengan rekomendasi dari Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA). Autos.id – Recall atau penarikan unit kembali...

Berita Otomotif

Masalah inflator airbag yang mudah meledak membuat General Motors terpaksa me-recall sekitar 2.687 mobil SUV dari berbagai brand dibawah naungan mereka. Autos.id – Baru-baru...