Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Formula E Uji Sistem Fast Charging yang Bisa Cas Mobil dalam 30 Detik

Mobil Formula E Gen3 benar-benar berkomitment untuk meningkatkan kecepatan pengisian kendaraan dengan menghadirkan sejumlah inovasi dan infrastruktur baru.

Autos.id  –  Setelah dalam pengembangan selama beberapa waktu, mobil-mobil Gen3 baru sudah dapat diuji coba di Autodromo Ricardo Paletti yang terlteak Varano, Italia dengan adanya sistem pengisian yang cepatnya tidak masuk akal dan bahkan digadang-gadang menjadi  sistem fast-charging dengan waktu pengecasan tercepat di dunia.

Tes di sirkuit Varano sangatlah rahasia dan diselenggarakan oleh Porsche. Lewat rekaman video resmi di sirkuit tersebut, kita bisa melihat prototipe mobil Jaguar Gen3 yang tiba dan berhenti tepat di depan kotak pitstop dimana pengisi daya dan kabel yang dibawa kru langsung digunakan untuk mengcas mobil tersbut.

Tentunya, hal ini menunjukkan juga akan kemunculan pit stop yang sempat hilang saat penggunaan mobil Gen2

Pit Stop untuk mobil Gen1 Formula E

Sistem Fast Charging Untuk Akali Pengurangan Daya Baterai

Mobil Gen3 mendapat banyak peningkatan dari pendahulunya Gen2. Mobil tersebut lebih ringan, lebih bertenaga, dan lebih canggih, tapi, yang paling signifikan adalah penggunaan strategi yang berbeda. Paket baterai di Gen2 memiliki berat 385 kg, Gen3 terbaru meringankannya menjadi 286 kg tetapi memiliki kapasitas baterai yang berkurang menjadi 51kWh dibandingkan dengan versi terdahulu yang berukuran 54kWh. Kehilangan hanya 3kWh untuk selisih berat lumayan ini sendiri tentunya tergolong mengesankan.

Namun, kapasitas baterai yang lebih kecil berarti mobil baru tidak akan dapat menyelesaikan balapan tanpa mengisi daya lebih sering. Di situlah arsitektur pengisian daya 600kW yang baru dikembangkan ini muncul. Sistem baru ini merupakan sistem pengisian EV pengisian tercepat di planet ini. Pengisi daya EV komersial tercepat dapat menghasilkan 350kW. Pengisian daya 600kW memungkinkan pit stop hanya berhenti 30 detik  selama balapan.

Mobil Gen3 juga akan mendapat keuntungan lainnya dari penggunaa motor kembar yang dipasang satu di setiap gandar. Mesin Motor belakang sekarang menghasilkan 469 tenaga kuda, naik dari 335 hp. Motor depan menghasilkan 335  tenaga kuda tetapi tidak akan digunakan untuk tenaga penggerak. Sebaliknya, ia memberikan pengereman regeneratif ke gandar depan. Karena itu, mobil Gen3 akan menjadi mobil formula roda terbuka pertama tanpa rem belakang hidrolik dan akan menghasilkan hingga 40 persen energi rem yang digunakan sepanjang balpan.

Mobil-mobil Gen3 baru ini belum berjalan di balapan resmi apa pun. Namun, direncakan akan dimainkan di musim Formula E berikutnya yang akan dimulai pada Januari 2023 di México City E-Prix.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Balap

Ini merupakan gelar juara dunia Formula E pertama bagi Stoffel Vandoorne raihan gelar juara dunia pembalap dan konstruktor kedua secara beruntun bagi tim Mercedes-EQ...

Berita Otomotif

Bagaimana Trident fair melawan Lamborghini dan Porsche pada 2023? Autos.id – Beberapa waktu lalu, Maserati mengungkapkan mobil trek edisi spesial yang disebut Project24, yang...

Balap

Kemenangan di Marrakesh ePrix ini merupakan kemenangan ketiga yang didapat oleh Edorado Mortara serta menjadikannya pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di musim ini. Autos.id...

Balap

  Mitch Evans dari tim Jaguar TCS Racing berhasil menunjukkan peforma tertingginya di tengah panasnya Indonesia untuk memenangkan balapan perdana Jakarta E-Prix. Jakarta, Autos.id ...