Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Penjualan Truk Berat Turun Isuzu Atur Strategi Baru

Penjualan truk berat yang menurun akibat anjloknya sektor pertambangan di Indonesia membuat Isuzu memasang strategi penjualan truk baru dengan fokus ke medium truck.

Jakarta, Autos.id – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akan menggeser fokus pemasaran kendaraan komersial mereka dari segmen truk heavy duty ke segmen medium truck ditengah menurunnya penjualan truk heavy duty akibat anjloknya sektor pertambangan Tanah Air.

Menurut Djulimin, Sales Division Head IAMI penurunan penjualan truk yang terjadi untuk katogori heavy duty membuat Isuzu mengambil strategi untuk menggenjot pasar medium truck untuk logistik dan infrastruktur.

“Penjualan truk berat kita Isuzu Giga cukup menurun karena tambang dibatasi karenanya kita akan menggeser fokus kita untuk pasar medium truck kita seperti Elf yang baru saja kita luncurkan yakni NMR 71,” kata Djulimin di Jakarta, Rabu (15/6).

“Penjualan truk berat kita Isuzu Giga cukup menurun karena tambang dibatasi karenanya kita akan menggeser fokus kita untuk pasar medium truck kita seperti Elf yang baru saja kita luncurkan yakni NMR 71”

Meski demikian Isuzu tidak meninggalkan pasar truk heavy duty dan terus mensuport angkutan di sektor tambang dan membantu memasok truk berat bagi pengusaha penyewaan truk yang menyediakan jasa penyewaan untuk industri pertambangan.

“Untuk truk besar di sektor pertambangan kita tetap akan support baik perusahaan pertambangannya maupun perusahaan jasa penyewaan truk besar untuk tambang dan galian,” sambung Harry Kamora Chief Opperation Officer Astra Isuzu.

Penjualan Truk

Isuzu Kini Fokus ke Penjualan Medium Truck

Dari catatan Isuzu, target penjualan 2016 untuk Giga di kategori truk heavy duty yakni 3.170 unit dan hingga Mei 2016 penjualannya telah mencapai 609 unit dengan market share 10,9 persen. Capain penjualan ini cukup positif mengingat pasar tahun 2015 Isuzu mampu mencapai angka penjualan 1191 unit.

Sementara untuk kategori medium truck, target Isuzu tahun 2016 yakni 14700 unit. Hingga Mei 2016 Isuzu sudah membukukan panjualan 4099 unit meningkat signifikan dibanding pencapaian 2015 diangka penjualan 5028 unit dengan market share 18,8 persen.

Untuk menjaga loyalitas pelanggan, Isuzu akan fokus pada pemberian layanan purnajual secara total dengan perluasan outlet, layanan service 24 jam serta penyediaan spareparts yang dapat sampai ke tangan pelanggan dalam waktu 1×24 jam. Isuzu juga menyiapkan gudang spareparts di perusahaan tambang dan perkebunan rekanan yang bisa memudahkan kostumer di daerah pedalaman baik di hutan maupun areal pertambangan.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Berita Otomotif

Last updated on 25 Februari, 2022 Penjualan mobil sejuta umat kini juga patut disematkan untuk Mitsubishi Xpander yang menjadi mobil terlaris pada bulan Januari...

Tips

Jakarta, Autos.id- Di tengah kondisi wabah covid-19 ini banyak pemilik mobil yang ingin menjual mobilnya. Mengganti mobil ke kasta yang lebih rendah merupakan salah...

Mobil

Jakarta- Autos.id, Pandemi yang masih di ambang-ambang ini sangat membuat berbagai bidang kehidupan tidak dapat berjalan normal seperti biasanya. Salah satu yang terkena dampaknya...

Merk Mobil

Kebijakan pemerintah untuk menerapkan aturan Euro 4 untuk kendaraan pada tahun 2021 untuk mesin diesel, didukung oleh Isuzu karena mereka tekah memiliki spesifikasi mesin...