Tips

Cara Sederhana Menghemat Bahan Bakar Mobil

SPBU Pertamina
Ilustrasi bahan bakar

Siapa yang tidak mau mobilnya bisa mengkonsumsi bahan bakar secara hemat. Untuk bisa menghemat bahan bakar mobil, Anda bisa memulainya dengan mengubah gaya berkendara, dan itu bukanlah satu hal yang sulit untuk dilakukan.

Jakarta, Autos.id – Bila Anda terbiasa berkendara secara agresif, maka Anda harus segera menghilangkan kebiasaan tersebut. Karena selain dapat menimbulkan potensi bahaya yang lebih besar, berkendara secara agresif juga dapat membuat konsumsi BBM jadi lebih boros.

Kenapa berkendara secara agresif dapat membuat konsumsi BBM jadi lebih boros? Karena saat kita berkendara secara agresif, maka rpm akan sering bermain di putaran atas, sehingga mesin akan bekerja lebih keras, dan bahan bakar pun juga akan terbakar dengan lebih cepat.

Karena alasan tersebut, wajar saja jika kita tak bisa mendapat konsumsi BBM yang hemat dengan perilaku mengemudi yang agresif. Supaya bisa mendapat konsumsi BBM yang efisien, maka kita perlu menerapkan perilaku berkendara yang hemat, alias eco driving.

Indikator berkendara hemat

Pada praktiknya, teknik eco driving ini tidaklah sulit untuk dilakukan. Asal dilakukan dengan benar dan cermat, maka mengemudi dengan prinsip eco driving ini akan ampuh untuk menghemat konsumsi BBM mobil Anda.

Saat menerapkan perilaku eco driving, hal yang wajib untuk dilakukan adalah menjaga putaran mesin. Umumnya torsi maksimum mesin berada pada rentang 2.500-3.500 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin ini. Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Sementara jika terlalu rendah, dibutuhkan injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

Hal kedua yang perlu dilakukan adalah menggunakan AC seperlunya. AC bisa menyebabkan konsumsi BBM mobil boros bila Anda menyetelnya di suhu paling rendah dalam jangka waktu lama. Pasalnya, ketika temperatur diset rendah, maka AC bekerja keras untuk mencapai suhu tersebut. Padahal kinerja AC dibebankan pada mesin.

Hal tersebut tentu membuat mesin jadi menyedot bahan bakar lebih banyak. Jika temperatur kabin sudah terasa terlalu dingin, segera naikkan temperatur. Atau bila udara di luar cukup sejuk seperti di pagi atau malam hari, matikan saja AC dan buka kaca mobil.

Untuk mobil bertransmisi otomatis, Anda harus berkendara secara halus supaya hemat

Ketiga, sebisa mungkin Anda harus menghindari pengereman atau akselerasi yang dilakukan secara mendadak. Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal.

Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

Keempat, Anda harus memanfaatkan momentum berkendara. Maksudnya adalah, saat menghadapi jalan menurun Anda tidak perlu menginjak pedal gas, biarkan mobil meluncur saja. Atau bila akan menanjak Anda sudah mulai membangun kecepatan mobil dari jauh.

Terakhir, jika mobil Anda memakai transmisi manual, maka Anda harus melakukan perpindahan gigi di putaran mesin yang pas. Lakukan perpindahan gigi di putaran mesin yang rendah atau di bawah 3.000 rpm. Sementara jika mobil Anda memakai transmisi otomatis, Anda hanya perlu menginjak pedal gas dengan halus, maka secara otomatis perpindahan gigi selalu terjadi di putaran rendah.

Baca juga: Sederet Hal Berikut Bisa Bikin Konsumsi BBM Jadi Lebih Boros

COMMENT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top