Connect with us

Hi, what are you looking for?

Harley Davidson

Jualan Harley-Davidson di Indonesia Tidak Mudah

Jualan Harley-Davidson di Indonesia Tidak Mudah

Last updated on 18 April, 2016

Jakarta, Autos.id – Penjualan yang terus merosot sejak 2014 membuat Mabua Harley Davidson akhirnya menyerah dan melepaskan diri untuk menjadi Agen Pemegang Merek (APM) Harley-Davidson di Indonesia.

Secara panjang lebar Djonnie Rahmat, Direktur Utama PT Mabua Harley-Davidson dan PT Mabua Motor Indonesia yang melakukan kegiatan bisnis sebagai keagenan Harley-Davidson di dalam negeri menjelaskan jika menjual produk asal Amerika Serikat (AS) ini tidaklah mudah.

Djonnie menuturkan jika pada 2013 Mabua Harley-Davidson mampu mencapai penjualan terbesar hingga 991 unit. Namun di tahun berikutnya penjualan melorot tajam lebih dari 50% ke angka 421 unit. “Kemudian di 2015 penjualan kami stagnan di 483 unit, itu juga karena kehadiran model Street 500 yang menyumbang 70% penjualan,” katanya.

Sementara model lain yang menjadi flagship Harley-Davidson seperti Softail, Ultra Limited, atau Road Glide peminatnya sepi. “Kenapa? Karena harganya menyentuh Rp 1,5 miliar. Ini sulit untuk kami tawarkan kepada masyarakat Indonesia. Konsumen disuruh beli motor Rp 1,5 miliar, padahal Mercedes E-Class saja Rp 1,2 miliar, Toyota Alphard saja Rp 900 juta, tentu ini jadi tekanan buat kami,” ucap Djonnie.

Djonnie Rahmat

Djonnie Rahmat

Padahal, kata dia, harga yang melambung itu 60% hanya merupakan pajak yang harus dibayar kepada pemerintah. Kebijakan pemerintah Republik Indonesia mengenai tarif Bea Masuk serta pajak yang terkait dengan importasi dan penjualan motor besar, antara lain: tarif PPh 22 import dari 2,5 persen menjadi 7,5 persen, pajak penjualan barang mewah dari 75 persen menjadi 125 persen, tarif PPh 22 Barang Mewah untuk motor besar dengan kapasitas mesin di atas 500 cc dari 0 persen menjadi 5 persen, tarif bea masuk motor besar dari semula 30 persen menjadi 40 persen. merupakan konsekunsi hang harus diganjar dengan tingginya harga Harley-Davidson di Indonesia.

“Total keseluruhan pajak untuk importasi motor besar mencapai hampir 300 persen, tidak termasuk bea balik nama dan lain-lainnya,” lanjut Djonnie. Belum lagi adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang US Dollar, yang dimulai sejak pertengahan 2013 dan berlanjut sampai dengan saat ini mencapai lebih kurang 40 persen. “Bisa kami datangkan murah, caranya ambil dari salah satu dealer di Amerika lalu kita datangkan ke Indonesia tanpa surat. Tapi kan bukan itu yang kita mau,” papar dia.

Mabua, lanjut Djonnie selalu punya beban moral kepada mereka yang sudah jatuh cinta kepada Harley-Davidson dan berusahaa untuk memilikinya. “Saya bukan hanya sekedar jualan, tapi ingin konsumen yang sudah cinta Harley-Davidson bisa terwujud memilikinya. Setelah punya, kita dampingi terus layaknya teman. Touring kita dampingi, motor trouble kita berikan mekanik 24 jam, mobil towing kita sediakan. Jadi tak gampang jual Harley-Davidson di Indonesia,” katanya.

Konvoi Harley-Davidson di Jakarta

Konvoi Harley-Davidson di Jakarta

Sementara itu Soetikno Soedarjo, CEO PT Mabua Harley Davidson dan PT Mabua Motor Indonesia menambahkan, untuk bisa mendapatkan margin keuntungan penjualan Harley-Davidson di Indonesia sangat sulit. “Untuk bisa ambil 5-7% saja sulit saat ini padahal di Cina misalnya margin bisa sampai 35%. Kita pun sudah hitung-hitungan untuk proyeksi sampai 3 tahun ke depan, ternyata paling tidak kita harus sediakan dana Rp 100 miliar. Siapa yang mau bakar uang sebanyak itu,” tegasnya.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Berita Otomotif

Perjanjian kerjasama ini mulai berlaku pada 1 Januari 2023 Jakarta, Autos.id – Indomobil Group melalui anak perusahaannya PT JLM Auto Indonesia (JLM), hari ini...

Motor

Harley-Davidson minggu ini mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan semua kegiatan yang berkaitan dengan perakitan dan pengiriman kendaraan selama dua minggu, dengan pengecualian jajaran sepeda...

Motor

Harley-Davidson telah merilis Nightster yang merupakan motor Sportster baru dari pabrikan Amerika tersebut. Autos.id  –  Harley-Davidson Nightster baru ditenagai oleh mesin Revolution Max 975...

Reviews

Model Harley Davidson bukan hanya untuk penggemar kelas berat Harley. Namun dengan desain ulang, Harley menargetkan segmen pasar lain di luar itu. Autos.id  – ...