Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Truk dan SUV Ford Segera Mengadopsi Velg Berbahan Serat Karbon

 

Velg berbahan serat karbon masih menjadi barang langka di pasar otomotif.

Autos.id  –  Meski, sebenarnya banyak mobil yang sudah memakai velg dengan bahan tersebut, seperti mobil-mobil Koenigseggs dan bahkan beberapa mobil muscle Ford yang diproduksi beberapa tahun terakhir. Namun, produsen mobil dari Amerika Serikat itu tidak puas untuk berhenti di situ, dan sekarang sedang mempertimbangkan untuk memasang velg karbon ke truk pikap dan SUV.

Direktur Program dan Kinerja Ford, Ali Jammoul, percaya ada sangat banyak lini kendaraan di Ford yang layak mendapatkan aplikasi velg serat karbon, termasuk truk pikap F-150.

Dalam acara peluncuran Ford Ranger Raptor baru-baru ini, Jammoul menyatakan bahwa “Anda benar-benar dapat memigrasikan teknologi serat karbon itu ke truk, Truk pikap, dan SUV,” Ia menambahkan bahwa “Saya pikir kita perlu bereksperimen dengan karena saya sangat suka teknologi itu.”

 

Sudah Tidak Asing dengan Velg Karbon

Ford tidak asing dengan teknologi velg karbon, karena Ford lah yang mengaplikasikan secara massal pertama kali teknologi ini di dunia lewat Mustang Shelby GT350R. Ford GT dan Mustang Shelby GT500 juga mendapat velg karbon yang dipilih untuk membantu mengurangi massa mobil sekaligus meningkatkan handling dan kinerja. Roda yang lebih ringan membutuhkan lebih sedikit upaya suspensi untuk menjaganya tetap di jalan jika mengalami gangguan, dan lebih sedikit energi untuk berakselerasi dan mengerem juga. Mengurangi bahkan beberapa ons berat roda dapat menambah peforma mobil berlipat-lipat.

Kelemahan Serat Karbon

Namun, manfaat velg karbon sedikit aga diragukan ketika digunakan pada truk pikap atau SUV. Beberapa pemilik F-150 mencoba yang gemar mengemudi off-road tentunya mungkin agak khawatir jika set roda karbon mereka rusak.

Meskipun sebenarnya bahan dari serat karbon itu tidak rapuh seperti banyak mitos yang beredar namun roda apapun bisa rusak ketika salah menghadapi jalur offroad. Tapi, velf karbon jauh lebih mahal untuk diganti daripada baja konvensional atau bahan-bahan aluminium. Sebagai pembanding pada 2015, velg serat karbon untuk Shelby GT350R seharga $30.000 (Rp.420 Juta rupiah). Meski, harganya sekarang sudah turun, namun tetap saja velg serat karbon lebih mahal dari material-material lain.

Namun, itu bukan berarti serat karbon tidak benar-benar bisa dipakai untuk pick-up atau SUV. Roda yang lebih ringan akan ideal untuk F-150 Raptor yang melewati jalan tanah bergelombang dengan kecepatan tinggi, dan tentunya akan lebih hemat bahan bakar jika menggunakan ban serat karbon yang ringan. Memang, manfaat efisiensi dari roda yang lebih ringan dapat menambah sifat aerodinamis. Sehingga, velg serat karbon bisa sangat menguntungkan jika bisa diaplikasikan ke mobil listrik maupun truk. Namun, tetap saja harga mahal masih jadi kekurangan utama.

Meski masalah harga akan membuat teknologi velg serat karbon tidak bisa direalisasikan secepatnya. Jammoul optimis tentang masa depan “”Setiap kali saya melihat roda serat karbon, meskipun volumenya rendah, itu sangatlah fungsional,” katanya, seraya menambahkan, “Saya sangat bersemangat tentang itu, dan saya pikir itu akan menjadi luar biasa.”

Ford belum mengumumkan rencana perusahaannya dalam waktu dekat, tetapi jelas ada antusiasme di perusahaan untuk gagasan itu. Mungkin tidak lama lagi truk dan SUV Ford meluncur dengan set karbon yang canggih.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Reviews

Ford F-150 yang lahir pada tahun 1948 telah menjadi salah satu kendaraan paling populer bahkan juga jadi kendaraan terlaris di berbagai negara. Autos.id  – ...

Berita Otomotif

Ford mengajukan nama merek dagang “Mustang Dark Horse” yang mengisyaratkan munculnya paket trim tampilan baru untuk Mustang di masa depan. Autos.id  –  Ford mengajukan...

Berita Otomotif

Mendengarkan suara knalpot kendaraan kadang bisa jadi hiburan bagi para pemilik kendaraan tersebut. Namun, untuk mendengar suara tersebut, tentunya harus masuk ke dalam mobil...

Mobil

Nantinya kerjasama mobil listrik Ford dan Volkswagen berbasis platform MEB ini akan dijual di beberapa negara dengan fokus utama pasar Eropa. Autos.id – Pada...