Last updated on 11 Juni, 2024
Motor listrik yang diproduksi dalam negeri dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 40% yang berhak mendapatkan bantuan subsidi.
Autos.id – Sebentar lagi, sejumlah merek motor listrik di Indonesia mendapatkan subsidi dari pemerintah. Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp7 juta untuk motor listrik yang berlaku mulai tanggal 20 Maret mendatang. Namun, tidak semua motor listrik akan mendapatkan bantuan tersebut.
Menurut syarat dari pemerintah, hanya motor listrik yang diproduksi dalam negeri dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 40% yang berhak mendapatkan bantuan.
Saat ini, Kementerian Perindustrian mencatat ada tiga merek yang mendapatkan bantuan subsidi motor listrik, yaitu Gesits, Volta, dan Selis. Diharapkan dengan adanya bantuan sebesar Rp7 juta, harga motor listrik bisa menjadi lebih murah atau setidaknya dapat bersaing dengan motor konvensional.
Kuota Bantuan dari Pemerintah untuk motor listrik subsidi
Pemerintah telah menetapkan kuota bantuan untuk kendaraan listrik secara keseluruhan. Jumlah kendaraan listrik baru yang mendapatkan bantuan sebanyak 200.000 unit, sementara untuk konversi dari motor konvensional ke motor listrik sebanyak 50.000 unit.
Cara untuk mendapatkan bantuan tersebut cukup mudah. Seperti membeli kendaraan pada umumnya, konsumen hanya perlu datang ke dealer untuk melakukan transaksi pembelian.
Dealer kemudian akan melakukan verifikasi dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar pada KTP. Apabila kendaraan tersebut layak untuk mendapatkan bantuan, maka harga pembelian kendaraan tersebut akan langsung dipotong sebesar Rp7 juta.
Hal itu pun turut dijelaskan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Kemudian juga, ia mengungkapkan prosesnya dilanjutkan dengan dealer menginput data sesuai dengan prosedur dan mengajukan klaim insentif ke bank Himbara.
Daftar Harga Motor listrik Setelah Mendapat Subsidi
Gesits
- Gesits Raya: Rp27.990.000 menjadi Rp20.990.000
- Gesits G1: Rp28.970.000 menjadi Rp21.970.000
Volta (OTR Jakarta)
- Volta Plus 401: Rp13.950.000 menjadi Rp6.950.000
- Volta 401: Rp16.950.000 menjadi Rp9.950.000
- Vollta Virgo: Rp17.500.000 menjadi Rp10.500.000
- Volta Mandala: Rp18.350.000 menjadi Rp11.350.000
- Volta Virgo (OTR Jawa Tengah dan Jawa Barat): Rp18.200.000 menjadi Rp11.200.000
Selis (Off The Road)
- Selis Neo Scootic: Rp10.499.000 menjadi Rp3.499.000
- Selis e-max: Rp11.499.000 menjadi Rp4.499.000
- Selis Agats: Rp14.999.000 menjadi Rp7.999.000
- Selis New Robin: Rp17.500.000 menjadi Rp10.500.000
- Selis Go Plus:Rp26.999.000 menjadi Rp19.999.000
- Selis Go Plus Dual Lithium: Rp34.999.000 menjadi Rp27.999.000
*Perlu dicatat bahwa harga di atas hanya merupakan perkiraan karena beberapa motor listrik masih memiliki status “Off The Road”. Namun, jika diperhatikan, deretan motor yang ditawarkan oleh Selis dan Volta akan menjadi lebih murah daripada motor bensin sekelas Honda BeAT dan Yamaha Mio.
Dengan menambahkan biaya pengurusan STNK dan pajak sekitar Rp1-2 juta, harga motor listrik tersebut akan lebih murah daripada Honda BeAT atau Yamaha Mio. Sebagai perbandingan, saat ini Honda BeAT dijual dengan harga paling murah Rp17,82 juta sedangkan Yamaha Mio M3 dijual seharga Rp17,405 juta.
Sumber: Berbagai sumber
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.