Balap

Gagal Total Musim Lalu, Suzuki Dapat Dukungan Dari Mayoritas Tim Rival

Setelah menjalani musim 2017 dengan serangkaian hasil buruk, Suzuki mendapat dukungan dari mayoritas produsen pesaingnya.

Jepang, autos.id Mayoritas produsen MotoGP pesaing Suzuki telah menyatakan dukungan mereka untuk Suzuki mendapatkan kembali konsesi teknis di musim 2018.

Setelah menjalani musim 2017 penuh kegagalan, Suzuki sekali lagi memiliki hak untuk melakukan pengembangan dan pengujian mesin tak terbatas dengan pembalap pabriknya pada tahun 2018.

Awalnya mereka memiliki hak yang sama tahun lalu, namun kehilangan hak tersebut setelah Maverick Vinales mengantarkan Hamamatsu meraih kemenangan pertamanya sejak 2007 di Silverstone.

Dimintai pendapat mengenai situasi tersebut, para pejabat tim Honda dan Yamaha mengatakan bahwa mereka merasa Suzuki harus diberi konsesi untuk mengejar ketertinggalan karena hal tersebut akan memberikan keuntungan pada semua pihak.

“Saya pikir ini peraturan yang bagus, jujur saja,” kata salah satu perwakilan tim Honda, Livio Suppo. “Sudah terbukti beberapa tahun terakhir ini, bahwa untuk membantu pabrikan yang sedang kesulitan menghasilkan sesuatu untuk kejuaraan.

“Saat ini persaingan antara semua produsen cukup dekat, ini bagus untuk disaksikan dan sangat penting bagi semuanya.

“Jika Suzuki sedang kesulitan namun memiliki kemungkinan untuk mempercepat proses pembangunan, maka itu sangat bagus.

Andrea Iannone dan Alex Rins

“Apa yang KTM lakukan musim kemari luar biasa, tanpa peraturan ini maka¬† hasilnya bisa jauh dari harapan. Jika sekarang semua produsen memiliki jarak yang sangat dekat, satu motor bisa mengimbangi yang lainnya, maka kompetisi ini kembali terangkat.”

Pimpinan tim Yamaha Lin Jarvis menambahkan: “Jika Suzuki dapat menggunakan konsesi ini untuk meningkatkan level mereka dan menjadi lebih kompetitif, itu menjadi sesuatu yang baik.

“Dan menurut saya salah satu keunggulan kami dibanding disiplin motorsport lainnya adalah tingkat balap tahun ini benar-benar fenomenal. Akhir pekan yang lebih kompetitif yang bisa kami miliki dengan hadirnya semua produsen, itu lebih baik bagi semuanya.”

Kemudian pihak Ducati, Paolo Ciabatti, juga menyoroti contoh produsen Italia yang bisa memanfaatkan peraturan konsesi di tahun-tahun sebelumnya untuk kembali bersaing.

“Seperti yang Anda tahu, Ducati memanfaatkan peraturan ini saat kami tidak kompetitif, untuk dapat meningkatkan pengembangan motor,” kata Ciabatti. “Dan ketika kami mencapai tingkat di mana kami bisa meraih podium, kami kehilangan konsesi. Saya pikir ini adalah peraturan yang berlaku untuk semua orang dan itu adil.

“Hal semacam ini telah membantu kejuaraan untuk menjadi sangat kompetitif, sehingga produsen baru dapat bergabung dalam seri ini dengan kesempatan untuk mencapai tingkat seperti tim papan atas dan produsen papan atas.”

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top