Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Antonio Felix Da Costa Curi Kemenangan Pada Race Kedua Formula E New York City ePrix

Antonio Felix Da Costa Curi Kemenangan Pada Race Kedua Formula E New York City ePrix

Kemenangan pada race kedua Formual E seri New York City ePrix ini adalah yang pertama diraih Antonio Felix Da Costa sepanjang musim ini.

Autos.id – Pembalap tim DS Techeetah, Antonio Felix Da Costa mencuri kemenangan pada race kedua Formula E seri New York City ePrix. Pada balapan yang berlangsung pada Minggu siang (17/7/2022) atau Senin dini hari WIB tersebut, juara dunia Formula E musim 2019-20 tersebut berhasil mengalahkan pembalap tim Mercedes-EQ, Stoffel Vandoorne dan pembalap tim Jaguar, Mitch Evans.

Dengan raihan posisi Runner-Up pada race kedua, New York City ePrix tersebut, Stofell Vandoorne kembali merebut posisi puncak klasmen dari pembalap tim Venturi, Edoardo Mortara.

Jalannya Balapan

Balapan kedua seri New York City ePrix sendiri direncanakan berlangsung selama 45 menit plus 1 lap. Selepas start, Antonio Felix Da Costa yang start dari pole position, berhasil mempertahankan posisinya. Namun nasib sial dialami oleh Andre Lotterer. Pembalap tim Porsche yang start dari posisi ketiga ini melakukan start yang sangat lambat.

Antonio Felix Da Costa Curi Kemenangan Pada Race Kedua Formula E New York City ePrix

Mobil yang ia kendarai justru sulit digerakan ketika lampu start padam. Akibatnya, Loterrer harus melorot sangat jauh dan disalip sekitar 8 pembalap selepas start. Pada saat balapan berlangsung 12 menit, duel seru melibatkan Mitch Evans dan Jake Dennis (Andretti) yang berakhir dengan senggolan saat berebut posisi keenam. Meskipun begitu kedua pembalap masih sanggup melanjutkan balapan tanpa ada kerusakan berarti.

Pada menit ke 15 balapan, Da Costa dan Alexander Sims (Mahindra) yang menempati posisi dua teratas mulai menggunakan Attack Mode mereka. Mitch Evans yang sudah berada diposisi kelima berhasil menyalip juara dunia musim lalu, Nyck De Vries (Mercedes-EQ). Pembalap Belanda keturunan Indonesia tersebut harus merelakan posisi keempatnya pada pemenang seri Jakarta ePrix tersebut.

Memasuki 24 menit balapan berlangsung, beberapa duel sengit terjadi melibatkan beberapa pembalap. Misalnya seperti Alexander Sims yang berhasil mempertahankan posisi keduanya dari Stofell Vandoorne. Namun beberapa lap setelahnya, Vandoorne akhirnya berhasil merebut posisi kedua dari Sims dan mulai mengejar Da Costa yang berada di depan.

Setelah disalip Vandoorne, Sims justru mulai mendapat ancaman dari rekan setim Vandoorne di Mercedes-EQ, De Vries. Dan ditengah duel kedua pembalap ini, Mitch Evans yang ada di belakang kedua pembalap ini tiba-tiba justru mendekat. Hal ini menciptakan duel seru diantara ketiga pembalap ini untuk memperebutkan 1 slot podium terakhir.

Namun saat duel ini terjadi, Mitch Evans sempat mengalami slip dan hampir menabrak tembok, meskipun begitu, ia tetap masih bisa menlanjutkan balapan. Beberapa lap setelahnya, giliran De Vries yang mengalami nasib serupa. Mobilnya juga mengalami slip dan sempat menyenggol tembok. Meskipun begitu, ia masih bisa melanjutkan balapan meskipun harus turun ke posisi ketujuh.

Menjelang akhir balapan, usaha Mitch Evans untuk menyalip Alexander Sims membuahkan hasil. Pembalap tim Jaguar tersebut berhasil menyalip Sims dan merebut spot podium terakhir diposisi ketiga. Di depan Vandoorne berusaha untuk terus mendekat ke Da Costa, namun sayangnya usahanya gagal dan harus puas dengan posisi Runner Up.

Antonio Felix Da Costa Curi Kemenangan Pada Race Kedua Formula E New York City ePrix

Antonio Felix Da Costa sendiri akhirnya keluar sebagai pemenang race kedua seri New York City ePrix tersebut dengan jarak hanya 0.9 detik dibelakang Stofell Vandoorne. Mitch Evans berhasil melengkapi posisi podium ketiga setelag duel ketat dengan Alexander Sims. Posisi kelima diraih oleh pembalap tim Jaguar Sam Bird.

Nick De Vries sendiri harus puas finish diposisi ketujuh dibelakang pemabalap tim Envision Racing, Robin Frinjs. Di belakang De Vries melengkapi posisi 10 besar ada Jake Dennis (Andretti), Andre Lotterer (Porsche), serta Edoardo Mortara (Venturi) yang harus kehilangan posisi puncak klasmennya.

Berkat raihan posisi kedua pada race kali ini, membuat Stofell Vandoorne berhasil kembali merebut posisi puncak klasmen dari Edoardo Mortara. Pembalap asal Belgia tersebut sudah mengumpulkan 155 poin alias unggul 11 poin atas Mortara yang mengumpulkan 144 poin. Mitch Evans sendiri berada diposisi 3 klasmen pembalap dengan 139 poin.

Seri Formula E selanjutnya akan berlangsung di ExCel London dalam gelaran London ePrix. Seri ini juga akan menggelar 2 balapan pada 30 dan 31 Juli mendatang sebelum akan ditutup dengan seri terbaru Seoul ePrix pada pertengahan Agustus sebagai balapan penutup musim ini.

Sumber Gambar: Motorsport.com

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Balap

Seri London ePrix merupakan 2 seri venue terakhir di musim 2021-22 ini dengan hadirnya 2 balapan utama yang akan berlangsung sepanjang akhir pekan ini....

Balap

Ini merupakan kemenangan pertama Nick Cassidy diajang balap Formula E semenjak keikutsertaan pertamanya pada musim 2021 silam. Autos.id – Race pertama seri Formula E...

Berita Otomotif

Seri New York ePrix merupakan 3 seri terakhir menjelang akhir musim dengan menghadirkan 2 balapan sepanjang akhir pekan ini. Autos.id  – Formula E musim...

Balap

Kemenangan di Marrakesh ePrix ini merupakan kemenangan ketiga yang didapat oleh Edorado Mortara serta menjadikannya pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di musim ini. Autos.id...