Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Maserati Umumkan Akan Bergabung Ke Formula E Musim 2022-2023

maserati formula e

Maserati akan kembali ke balapan Formula E sebagai pabrik baru untuk musim 2022-2023.

Jakarta, Autos.id –  Maserati akan mengakhiri jeda panjangnya dari balap single seater. Produsen asal Italia ini bergabung di Formula E dalam kemitraan dengan tim yang belum diumumkan. Kerjasama ini serupa dengan hal yang dilakukan oleh sesama merek Stellantis, DS yang bekerja sama dengan tim Techeetah.

Maserati menjadi bagian dari grup otomotif Stellantis di awal 2021 dan ada merger antara Fiat Chrysler Automobile dan PSA Group. Mengikuti hal ini, brand akan meluncurkan varian listrik dari mobil sports MC20, lebih cepat dari rencana awalnya untuk menerapakan varian listrik sepenuhnya pada 2025.

Tentunya ini juga mengikuti rencana dari Stellantis yang disebutkan pada 2021. Stallantis berjanji untuk menginvestasikan 30 miliar Euro sampai akhir 2025 untuk mengembangkan elektrifikasi.

Ilustrasi mobil Formula E

Sumber: Forbes

Dalam mengembangkan produknya lebih jauh di motorspot, Maserati berencana mengembangkan powertrain Gen3 sendiri. Mesin ini akan menghasilkan tenaga 350kW selain powertrain depan berspesifikasi standar yang mendorong 250kW.

CEO Maserati, David Grasso mengungkapkan jika merek Maserati akan kemblai ke masa depan dan kembali ke akar balapnya. Dia juga mengatakan sangat senang Maserati merupakan merek Italia pertama yang akan bergabung pada Kejuaraan Formula E mulai 2023.

Ketua Formula E Alejandro Agag mengatakan jika ini adalah salah satu hari terbesar dalam ABB Formula E Championship dengan kehadiran merek yang sangat ikonik seperti Maserati.

Ilustrasi mobil Formula E

Ilustrasi mobil Formula E (Sumber: Motorsport)

Sejumlah solusi desain perangkat keras terpilih akan saling dipertukarkan antara DS dan Maserati. Namun kedua merek akan bersaing satu sama lain dan tidak akan berbagi solusi perangkat lunak.

Maserati sebelumnya sudah mengakhiri posisinya sebagai tim pabrikan pada balap single-seater di tahun 1957 setelah Juan Manuel Fangio berhasil memenangkan gelar Formula 1 kelimanya di balik kemudi 250F. Mobil 250F sendiri tetap populer pada kalangan privateers setelah itu. Mobil ini tetap digunakan hingga akhir tahun 1960 saat klimaks peraturan powertrain 2,5 liter.

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Balap

Kerjasama antara Hankook dengan Formula E sebagai suplair ban resmi ini sekaligus menjadi awal dari era mobil generasi ketiga yang akan diperkenalkan di musim...

Balap

Mobil Formula E Gen3 benar-benar berkomitment untuk meningkatkan kecepatan pengisian kendaraan dengan menghadirkan sejumlah inovasi dan infrastruktur baru. Autos.id  –  Setelah dalam pengembangan selama...

Balap

Ini merupakan gelar juara dunia Formula E pertama bagi Stoffel Vandoorne raihan gelar juara dunia pembalap dan konstruktor kedua secara beruntun bagi tim Mercedes-EQ...

Berita Otomotif

Bagaimana Trident fair melawan Lamborghini dan Porsche pada 2023? Autos.id – Beberapa waktu lalu, Maserati mengungkapkan mobil trek edisi spesial yang disebut Project24, yang...