Connect with us

Hi, what are you looking for?

Koenigsegg

Koenigsegg Akan Produksi Mobil Bermesin 1.6-liter 400 Hp

Koenigsegg

Dikenal sebagai produsen hypercar untuk para kalangan berduit, Koenigsegg dipastikan bakal memproduksi model bermesin 1.6-liter 400 hp yang bekerjasama dengan Qoros.

Taiwan, Autos.id – Koenigsegg akan segera meluncurkan model baru dengan mesin kecil namun bertenaga maksimal. Mesin itu akan menggunakan kapasitas silinder 1.6-liter dengan kemampuan daya puncak 400 hp.

Demikian ditegaskan Christian von Koenigsegg, Founder and CEO Koenigsegg AB. Menurutnya, mesin kecil ini akan diterapkan sebagai hasil kerjasama dengan produsen mobil Cina, Qoros.

“Kami sedang mengembangkan mesin 1.6-liter bersama dengan Qoros, produsen mobil Cina. Mesin ini memiliki potensi untuk menghasilkan tenaga 400 hp atau lebih. Dan kami tetap akan menerapkan prinsip yang sama seperti saat kami merancang Agera dan Regera,” jelasnya seperti dikutip dari Carbuzz, Kamis (26/5/2016).

“Kami sedang mengembangkan mesin 1.6-liter bersama dengan Qoros, produsen mobil Cina. Mesin ini memiliki potensi untuk menghasilkan tenaga 400 hp atau lebih. Dan kami tetap akan menerapkan prinsip yang sama seperti saat kami merancang Agera dan Regera”

Christian menggambarkan, proses riset dan pengembangan mesin kecil ini sebagai latihan dari tim Koenigsegg untuk melakukan rekayasa teknologi. Tujuannya menunjukkan teknologi dari merek otomotif tersebut yang dapat diterapkan untuk kendaraan produksi massal bukan seperti yang selama ini melekat dengan nama Koenigsegg sebagai produsen hypercar yang hanya dijual untuk kalangan terbatas.

Koenigsegg

Prinsip Desain Mobil Ini Diklaim Akan Sama dengan Koenigsegg Agera

“Dengan mengurangi bore dan memanjangkan stroke pada piston, kami dapat mengurangi panas mesin. Kami juga menggunakan forged piston, forged connecting rods, dan katup dengan kualitas lebih baik sehingga mampu menciptakan mesin yang lebih efisien. Bahan-bahannya memang jauh lebih mahal tapi ini akan setimpal jika diproduksi dalam jumlah banyak,” katanya.

Ketika disinggung kemungkinan pemakaian teknologi electric turbocharger pada mesin 1.6-liter tersebut orang nomor satu diperusahaan ini menolaknya. “Itu ide yang menarik tapi mahal dan berat, kami bisa lakukan dengan cara sederhana. Lagi pula lonjakan kompresor dari turbocharger dengan motor listrik akan meningkatkan backpressure ke mesin yang pada akhirnya justru membebani mesin,” tukas dia.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Koenigsegg

Koenigsegg secara resmi meluncurkan hypercar terbarunya, CC850, seminggu yang lalu selama Monterey Car Week, dan model luar biasa ini terbukti sukses karena habis terjual...

Reviews

Suzuki dobrak pasar mobil elektrfifikasi pertama dengan harga kompetitif Jakarta, Autos.id  –  Hari ini (Jumat, 10/6) di Mall Kelapa Gading 3, PT Suzuki Indomobil...

Komparasi

Kedua pabrikan eropa ini telah meluncur beberapa waktu lalu, namun tak ada salahnya, Autos.id mencoba membandingkan keduanya, antara Aston Martin DB11 vs Porsche 911...

Komparasi

Kedua motor naked beda pabrikan ini sudah meluncur beberapa waktu yang lalu, namun tidak ada salahnya Autos.id mencoba untuk membandingkan keduanya Jakarta, Autos.id  – ...