Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Tunjang Gaya Eco-Driving, Fitur Engine Auto Start Stop Untuk Berkendara Lebih Ramah

Last updated on 10 Januari, 2023

Fitur Engine Auto Start-Stop dapat mengurangi penggunaan bahan bakar dikala tidak diperlukan selama perjalanan.

Jakarta, Autos.id  – Penggunaan teknik berkendara Eco-Driving memiliki banyak manfaat bagi pengendara, salah satunya seperti membantu mengurangi emisi gas karbon. Selain itu teknik ini juga mampu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar secara efisien. Untuk menunjang gaya berkendara Eco-Driving tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) menyematkan fitur Engine Auto Start-Stop yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar dikala tidak diperlukan selama perjalanan.

Fitur Engine Auto Start-Stop akan sangat bermanfaat bagi pengendara yang sering mengalami kepadatan lalu lintas di perjalanan. Karena pada saat Stop & Go, mesin yang biasanya tetap hidup/idle ketika mobil berhenti, kini akan menjadi non-aktif sehingga penggunaan bahan bakar dapat diminimalisir.

Mesin akan menyala secara otomatis jika diperlukan kembali. Dampak positifnya, mesin mobil tidak akan menghasilkan emisi gas buang serta lebih efisien pada kondisi tersebut. Dengan cara seperti itulah Suzuki membantu pengendara untuk menerapkan gaya Eco-Driving dan ikut berkontribusi dalam menekan emisi.

Penggunaan Fitur Engine Auto Start-Stop

Guna memudahkan pengendara menggunakan fitur Engine Auto Start-Stop, Suzuki memberikan beberapa petunjuk penggunaan yang mudah:

Fitur Engine Auto Start-Stop Selalu Aktif Secara Otomatis

Fitur Engine Auto Start-Stop dalam kondisi normal akan selalu aktif setiap mobil dinyalakan, sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara karena tidak memerlukan penyetelan tertentu pada mobil. Otomatisasi fitur tersebut bertujuan untuk memberikan kebiasaan positif bagi pengendara dalam hal menggunakan gaya berkendara Eco-Driving setiap saat.

Persyaratan Engine Auto Start-Stop Bekerja

Agar fitur Engine Auto Start-Stop ini dapat bekerja di All New Ertiga Hybrid, ada beberapa kondisi dasar yang harus diperhatikan. Hal pertama yang harus dipastikan adalah pastikan pintu pengemudi dalam keadaan tertutup. Kedua, terpasangnya sabuk pengaman pada sisi pengendara. Ketiga, daya baterai Lithium-ion dan Accu memadai atau indikator baterai pada MID (Multi Information Display) terlihat lebih dari 2 bar setelah mesin dinyalakan. Keempat, fitur ini akan bekerja apabila mobil telah melaju dengan kecepatan minimal 10 km/jam.

Jika salah satu syarat yang tidak terpenuhi, maka fitur Engine Auto Start-Stop tidak dapat bekerja dan ditandai dengan munculnya informasi Idling Stop Unavailable pada MID.

Cara Bekerja Fitur Engine Auto Start-Stop

Fitur ini akan berfungsi jika mobil yang sedang melaju kemudian harus berhenti seperti saat menghadapi kemacetan atau menunggu lampu lalu lintas. Secara pintar, aktivasi Engine Auto Start-Stop pada All New Ertiga Hybrid bertransmisi otomatis akan mendeteksi lewat pedal rem yang sedang ditekan, kemudian secara otomatis mesin akan menjadi non-aktif.

Sedangkan pada varian bertransmisi manual, dalam kondisi masih menginjak pedal rem, pengendara perlu memindahkan tuas transmisi ke posisi netral dan melepaskan injakan di pedal kopling. Untuk menghidupkan mesin kembali pada All New Ertiga Hybrid bertransmisi otomatis, pengendara hanya perlu melepaskan injakan dari pedal rem dan mulai menekan pedal akselerasi. Sedangkan untuk varian bertransmisi manual, pengendara hanya perlu menginjak pedal kopling.

Posisi Mobil Saat Engine Auto Start-Stop Diaktifkan

Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) menjelaskan, Fitur Engine Auto Start-Stop hadir sebagai bagian dari teknologi Suzuki yang berfungsi untuk membuat penggunaan bahan bakar lebih efektif, karena ketika mobil berhenti sejenak maka mesin akan mati secara otomatis dan membuat mesin tidak mengalami proses pembakaran. Ketika mesin otomatis mati, disinilah baterai Accu dan baterai Lithium-ion mengalirkan energi agar fungsi kelistrikan dan fitur kenyamanan lainnya dtetap bekerja secara normal.

“Suzuki menyarankan kepada pelanggan untuk bersama-sama menerapkan gaya berkendara Eco-Driving untuk aktivitas sehari-hari agar dapat membantu mengurangi emisi gas buang sekaligus penggunaan bahan bakar,” pungkasnya.

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Mobil

Harga mobil terbaru dari Suzuki yang di jual di Indonesia ini merupakan harga resmi dari ATPM PT Suzuki Indomobil Sales dan berlaku harga On...

Berita Otomotif

Last updated on 29 Januari, 2023 Pelatihan ini diberikan saat seremoni pencapaian 3 juta unit mobil Suzuki Bekasi, Autos.id  – Sebagai salah satu perusahaan...

Berita Otomotif

Produk lokal tetap menjadi kontribusi utama penjualan Suzuki sepanjang tahun 2022 Jakarta, Autos.id  – Tahun 2022 PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) mencatat penjualan...

Mobil

Daftar harga mobil terbaru dari Suzuki di awal tahun 2023 ini belum termasuk diskon yang biasanya sering diberikan oleh dealer. Autos.id – Berbicara mengenai...