Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Kompetisi JR-Rovation 2022, Ciptakan Inovasi Untuk Keselamatan Berlalu Lintas

Last updated on 8 Desember, 2022

Melalui kompetisi ini, Jasa Raharja kumpulkan 171 Ide Inovatif dari para inovator muda Bangsa yang tergerak untuk berpartisipasi aktif dalam upaya mengurangi tingkat kecelakaan di Indonesia

Jakarta, Autos.id  – Tingkat kecelakaan lalu lintas darat di Indonesia masih terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Kepolisian RI maupun Jasa Raharja, 60% korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia adalah laki-laki usia produktif antara 15 – 24 tahun. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, jumlah kecelakaan lalu lintas darat di Indonesia mencapai 103.645 kasus pada tahun 2021.

Jumlah tersebut naik 3,62% ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 100.028 kasus. Sementara itu, berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah kematian akibat kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang terjadi pada tahun 2020 mencapai angka 23.529 jiwa, atau setara dengan 3 (tiga) jiwa meninggal dunia per jam.

Dari total korban kecelakaan di jalan ini, sebanyak 73% diantaranya melibatkan sepeda motor (tertinggi pertama). Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menggelar kompetisi JR-Rovation 2022 (Jasa Raharja Road Safety Innovation). Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Munadi Herlambang mengatakan, seperti yang tertuang dalam Instruksi Presiden RI Nomor 4 tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, terdapat beberapa instansi terkait sebagai pilar utama bagi pencegahan kecelakaan lalu lintas.

Universitas Kebangsaan Republik Indonesia saat mempresentasikan inovasinya, rompi

“Melalui kompetisi ini, kami ingin mengapresiasi inovator muda dari kalangan mahasiswa di seluruh Indonesia atas inovasi dan partisipasi aktif dalam mendukung keselamatan berkendara guna menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas,” imbuhnya.

Melalui kompetisi JR-Rovation 2022 ini, peserta dapat menuangkan idenya melalui 2 pilihan kategori tema, yaitu:

  1. Sains yang berkeselamatan

Inovasi alat keselamatan berkendara yang nantinya di demonstrasikan dan dapat digunakan oleh masyarakat luas dengan tujuan meminimalisir risiko dan dampak kecelakaan

  1. Sosial yang berkeselamatan

Pelaksanaan program, gerakan atau kegiatan yang bersifat sosial (pelibatan komunitas) dan massive dan berdampak pada penurunan angka kecelakaan.

Sejak awal digelar, kompetisi ini menerima sebanyak 171 peserta yang berasal dari 25 perguruan tinggi di Indonesia yang telah melewati beberapa fase seleksi, hingga terpilih 10 finalis yang mempresentasikan secara langsung ide inovatif-nya  di hadapan dewan juri yang terdiri dari Rio Octaviano dari Road Safety Association, Fitra Eri selaku Jurnalis/Pemerhati Otomotif, serta perwakilan sponsor diantaranya: Astra Honda Motor (AHM), Wuling Motor, Amazon Web Service (AWS), dan World Health Organization, di The Ice Palace, Jakarta pada tanggal 1 Desember 2022.

Setelah melalui perundingan yang seksama, dewan juri pun sepakat untuk mengumumkan 3 besar pemenang untuk masing-masing kategori yaitu:

Kategori sains dan hadiahnya :

Juara 1: Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Rp.70.000.000

Juara 2: Universitas Negeri Yogyakarta 2                Rp.50.000.000

Juara 3: Universitas Negeri Semarang 12                Rp.30.000.000

Kategori sosial:

Juara 1: Universitas Gadjah Mada 9                        Rp 70.000.000

Juara 2: Universitas Bengkulu 14                           Rp.50.000.000

Juara 3: Institut Teknologi Bandung 11                  Rp.30.000.000

Universitas Kebangsaan Republik Indonesia yang meraih juara pertama untuk kategori sains

“Dengan digelarnya kompetisi ini, diharapkan dapat mendorong peserta untuk menjadi inovator bangsa yang handal melalui pembekalan-pembekalan materi yang bermanfaat, sehingga melalui ide-ide inovasi yang terlahir dari para peserta ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menekan tingkat kecelakan di jalan,” tutup Munadi yang mengaku menyediakan hadiah total sebesar Rp 300 juta.

Tak hanya berhenti di sini, Jasa Raharja pun berkomitmen untuk membantu para pemenang dalam mengembangkan inovasinya, termasuk membantu dalam proses inkubasi ide, memfasilitasi kolaborasi antara inovator dan pelaku industri otomotif selaku user, hingga membantu mendaftarkan idenya ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Hak Paten.

Adapun salah satu pemenang yaitu Universitas Kebangsaan Republik Indonesia dari Bandung, menciptakan rompi untuk pengendara motor. Nantinya rompi ini akan terhubung ke pihak kepolisian setempat untuk memberitahukan kondisi pengendara.

“Kondisi pengendara seperti mengantuk, ataupun lelah, maupun terkena begal akan disalurkan oleh rompi yang terhubung ke smartphone yang kemudian dikirimkan ke pihak polisi. Nantinya polisi ini yang akan mengambil tindakan lebih lanjut,” pungkas salah satu mahasiswa tersebut.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga