Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Marc Marquez: Unggul 33 Poin Lebih Membahagiakan

Marc Marquez merasa unggul 33 poin dari penantang terdekat saat ini lebih membahagiakan dibanding podium utama Grand Prix Australia.

Australia, autos.id Marc Marquez mengatakan fakta bahwa dia sekarang unggul 33 poin dari Andrea Dovizioso dalam perlombaan gelar juara dunia MotoGP lebih penting daripada kemenangannya di Grand Prix Australia.

Setelah dikalahkan Dovizioso dalam persaingan sengit di Motegi akhir pekan lalu, Marquez kini balik mengalahkan rival terberatnya itu di Phillip Island, yang meraih kemenangan keenam.

Karena Dovizioso hanya mendapat posisi ke-13, berarti Marquez kini unggul 33 poin dengan hanya sisa 50 poin yang bisa diperebutkan di Sepang dan Valencia.

Sementara target utamanya adalah mengungguli Dovizioso, Marquez mengatakan bahwa dia sadar sejak dini bahwa dia harus bersikap agresif seperti rivalnya itu demi menghindari gaya berkendara Moto3 yang sedang berkembang.

“Jujur itu adalah balapan yang menakjubkan,” Marquez mengatakan kepada MotoGP.com (22/10/2017). “Sejak awal, saya mencoba menghangatkan ban dengan baik, mencoba untuk tenang.

“Tapi setelah di lap kedua atau ketiga, kontak pertama dari Johann (Zarco) membuat saya sadar bahwa ini akan jadi persaingan sengit.

“Persaingan dalam kelompok besar seperti balapan Moto3. Saya sangat menikmati, saya mulai menyadari di tengah balapan saya harus lebih agresif atau mereka melewati saya.

“Kadang memang sedikit berbahaya, tapi pada akhirnya saya memaksakan situasi, terutama di tengah balapan. Bila masih ada delapan lap atau sembilan lap, saya bisa katakan peluangnya cukup kecil.

“Kemenangan itu penting, tapi itu membuat saya lebih bahagia dengan keunggulan 33 poin. Ini adalah keuntungan besar dan sekarang bisa menikmati persaingan dengan tenang.

“Dengan 33 poin ini, saya merasa motor ini sesuai harapan, Anda memilik tambahan untuk percaya diri. Sekarang saatnya untuk tidak melakukan hal bodoh. Saya mencoba berjalan dengan baik di dua balapan terakhir.”

Pada pertengahan balapan, Marquez melihat situasi di belakangnya untuk memastikan di mana Dovizioso berada.

Dia juga mengungkapkan bahwa dia semula menolak tawaran anggota timnya untuk memperbarui situasi di papan pos.

“Sebelum balapan, kami mengadakan pertemuan, mereka bertanya apakah saya ingin tahu di mana Dovi,” Marquez menjelaskan. “Saya bilang saya tidak peduli. Tapi kemudian di tengah balapan, saya mendapat tanda tanya, dimana Dovi?

“Saya melihat ke belakang, mencoba memeriksanya. Saya melihatnya saat saya di Turn 4, dia di Turn 3. Ketika saya melihat itu, saya merasa tenang.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Motor

Yamaha YZF500 yang dilelang ini merupakan motor yang pernah dipakai balap Kenny Roberts Jr balapan debut di kelas GP500 tahun 1996 silam. Autos.id –...

Motor

Tanpa adanya tim satelit membuat Yamaha hanya akan menurunkan 1 tim dengan 2 motor saja untuk MotoGP musim 2023 mendatang. Autos.id – Sejak keikutsertaan...

MV Agusta

Meskipun tertarik kembali ke ajang MotoGP, MV Agusta belum akan kembali ke ajang balap motor bergengsi ini setidaknya dalam beberapa tahun kedepan. Autos.id –...

Motor

Meskipun akan memudahkan pembalap dalam mengendalikan motornya, nyatanya perangkat Ride Height pada motor MotoGP modern justru mengurangi keterlibatan pembalap dalam melajukan motor yang dikendarainya...