Balap

Formula E Perkenalkan ‘Attack Mode’ Untuk Tahun 2019

ABB FIA Formula E telah mengungkapkan bagaimana format balapan ‘attack mode’ akan disajikan kepada pemirsa TV dan penonton trackside di tahun 2019.

AS, autos.id Sebagaimana dikonfirmasi oleh Motorsport, pembalap harus melakukan perjalanan melalui zona aktivasi off-line, menampilkan tiga sensor waktu, setelah mempersenjatai ‘attack mode’ melalui tombol pada roda kemudi mereka untuk mengakses ‘higher power mode’ yang lebih tinggi dari 225kW.

Posisi off-line zona ‘attack mode’ dirancang untuk memastikan pembalap kehilangan waktu sebelum mendapatkan akses ke ‘higher power mode’, dengan menggunakan sistem yang wajib digunakan, terinspirasi oleh permainan video game Mario Kart.

“FE Broadcast di musim kelima akan “menggabungkan realitas virtual” dengan zona aktivasi yang ditampilkan di trek yang terikat pada grafik lapangan”, menurut pernyataan pihak FE.

Baca Juga: Konsorium Auckland Ajukan Diri Sebagai Penyelenggara Formula E 2019/2020

“Teknologi mutakhir akan memanfaatkan pelacakan kamera trackside, data telemetri langsung dan mesin grafis yang kuat untuk membantu menceritakan balapan,” lanjut pernyataan itu.

Motorsport juga memahami bahwa panjang dan jumlah yang tepat dari aktivasi ‘attack mode’ baru akan terungkap beberapa waktu di depan setiap balapan untuk mencegah tim dari simulasi cara tercepat untuk menggunakan ‘attack mode’ di lokasi FE yang berbeda.

FE juga telah mengkonfirmasi sistem pencahayaan LED berwarna yang akan digunakan pada perangkat perlindungan halo cockpit selama musim baru. Lampu halo akan bersinar biru ketika mobil dalam mode serangan dan magenta ketika fanboost diaktifkan.

FE juga diatur untuk meningkatkan jumlah pembalap yang memiliki akses ke fanboost selama setiap balapan dari tiga hingga lima kesempatan, meskipun perubahan itu masih menunggu persetujuan dari FIA World Motor Sport Council.

Agag juga menjelaskan bahwa ekspansi itu “untuk membawa lebih banyak variasi pada balapan, sedikit modifikasi untuk fanboost, jadi tidak menjadi terlalu jenuh”.

“Saya sangat senang dengan adanya halo, dengan inovasi dengan attack mode, saya sangat senang dengan semuanya,” lanjut Agag. “Kami terus dan mengubah segalanya dengan sangat cepat, dan langkah ini adalah DNA murni Formula E.”

Baca Juga: Lanjutkan Karir di Formula E, Felipe Massa Tandatangani Kontrak Tiga Tahun di Venturi

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top