Aksesoris

Waspadai Pemalsuan Produk Gasket Pada Industri Manufaktur

Usaha Jaya Primatek ajak masyarakat industri waspada terhadap bahaya produk palsu.

Jakarta, Autos.id  – Peredaran barang palsu di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tak hanya produk consumer, produk palsu juga terjadi pada industri manufaktur dan konstruksi. Praktik pemalsuan produk menyebabkan kerugian yang besar bagi produsen, konsumen, merek dan juga negara.

Berdasarkan hasil survei Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP), kerugian ekonomi nasional yang diakibatkan oleh pemalsuan produk di Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2005, kerugian ekonomi mencapai Rp 4,41 triliun dan angkanya meningkat tajam di tahun 2014 yang mencatatkan kerugian hingga Rp 65,1 triliun. Dan negara juga dirugikan dalam hal penerimaan pajak akibat praktik pemalsuan produk.

Pemalsuan produk tak hanya dialami oleh produk konsumen (consumer goods) namun juga produk-produk untuk pabrikan. Seperti yang dialami oleh PT Usaha Jaya Primatek (UJP), perusahaan trading & distributor alat-alat manufaktur, konstruksi dan pertambangan dari luar negeri  seperti Inggris, Jerman, Itali, Korea, Australia, Jepang dan Cina.

Salah satu produk yang dijual oleh  PT Usaha Jaya Primatek yaitu Gasket, produksi pabrikan Austria Klinger juga telah dipalsukan sejak dua tahun terakhir. Gasket Klinger adalah produk pelapis sambungan antara dua pipa yang berfungsi mencegah kebocoran.

“Produk ini biasa digunakan oleh pabrikan, industri pertambangan dan juga kendaraan bermotor. Kebocoran, rembesan cairan pada pipa dapat merusak mesin, dan pada penggunaan pipa beraliran kimia/tekanan tinggi dapat menjadi sangat berbahaya. Oleh karena itu kualitas produk pelapis sangat penting fungsinya untuk mencegah kerugian dan bahaya kerja,” ujar Tommy Halim, Direktur Usaha Jaya Primatek. Hal itu disampaikannya saat pameran The 30th International Manufacturing, Machinery, Equipment, Materials and Services Exhibition di JIExpo, Kemayoran.

Tommy menjelaskan bahwa seringkali produk palsu sekilas mirip dengan barang yang asli. Namun kualitas, komponen, dan kinerja internal gagal memenuhi standar, sehingga produk mudah rusak dan sering berakibat kerugian gagal produksi bahkan dapat mengakibatkan kecelakaan kerja.

Meski untuk mencegah pemalsuan, Gasket Klinger telah dilengkapi dengan hologram pada produknya dan juga sertifikat dari principal, namun perkembangan teknologi juga telah memungkinkan dilakukan praktik pemalsuan. Oleh karena itu UJP selalu berusaha memberikan edukasi kepada para konsumen untuk memastikan keaslian produk yang dibeli dengan melakukan pengecekan kepada distributor langsung atau dealer resmi.

“Awal pemalsuan ini ditemukan sejak dua tahun lalu di Medan, dengan pemalsuan ini beberapa waktu lalu kami mengalami kerugian hingga Rp 2-3 miliar per bulan. Tetapi kini mulai membaik kembali setelah kami memberikan somasi kepada pihak pemalsuan. Tetapi ini belum tuntas semua, karena akal bulus mereka masih bisa melakukan pemalsuan dengan cara yang berbeda-beda,” pungkas Tommy.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top