Connect with us

Hi, what are you looking for?

Mobil

Toyota Menyebut Tidak Ada Kewajiban Untuk Memakai Mobil Listrik!

mobil listrik

Last updated on 11 November, 2021

Toyota menyebut bahwa untuk mengurangi emisi karbon dioksida tidak harus dengan mewajibkan peralihan ke mobil listrik. Apalagi infrastruktur untuk mobil listrik belum merata di seluruh dunia.

Autos.id  –  Kendaraan elektrifikasi seperti mobil listrik mengalami tren kenaikan yang cukup signifikan. Kendaraan listrik digadang-gadang akan menjadi kendaraan masa depan yang akan dipakai oleh masyarakat dalam beberapa tahun kedepan. Tapi pandangan tersebut dibantah oleh Toyota dimana mereka masih meyakini bahwa mobil listrik bukan sesuatu yang diwajibkan untuk segera diterapkan.

Mengutip dari laman Inside EVs, kepala ilmuan Toyota Motor Corpration, Gill Pratt menyebutkan bahwa pemilihan kendaraan listrik akan bergantung pada keinginan konsumen dan bukan ditentukan oleh produsen mobil.

Pratt menjelaskan bahwa kehadiran berbagai macam jenis mesin kendaraan ini tidak menjadikan keharusan bahwa semua orang harus beralih ke kendaraan listrik. Menurutnya ia mendukung tentang pengurangan emisi meskipun bukan berarti harus beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik. “Toyota percaya pada keragaman sistem penggerak dan mesin kendaraan, tetapi bukan hak kami untuk memprediksi solusi mana yang terbaik atau mengatakan hanya ini yang terbaik atau berhasil kedepannya,” imbuhnya.

Baca juga: Sudah 2 Juta Unit Mobil Listrik Tesla Yang Dijual Diseluruh Dunia

Akio Toyoda dengan moil listrik Toyota eQ

Akio Toyoda

Hal tersebut diungkapkan Pratt mengacu pada usulan larangan penggunaan mesin pembakaran dalam atau ICE di beberapa negara termasuk di benua Eropa. Dimana salah satu peraturan yang tercantum adalah semua kendaraan yang melintas disuatu negara harus menggunakan tenaga listrik sepenuhnya. Dan juga Toyota belum yakin mengenai kesiapan infrastruktur untuk mendukung kendaraan elektrifikasi di beberapa belahan dunia.

Memeberikan Dampak Negatif

Masalah seputar kendaraan listrik ini bahkan pernah disinggung oleh bos mereka, Akio Toyoda. Toyoda mengungkapkan jika semua kendaraan harus beralih ke tenaga listrik maka justru akan memberikan dampak negatif ke banyak orang. Menurutnya apabila semua produsen otomotif mengalihkan fokus kekendaraan listrik maka akan berdampak pada produksi mobil dengan mesin pembakaran dalam tersebut.

Selain itu Toyoda juga menyebutkan apabila fokus beralih ke kendaraan listrik maka 5,5 juta orang di Jepang akan kehilangan pekerjaan. Toyoda juga menyebutkan bahwa di Jepang sendiri, industri otomotif memproduksi 10 juta unit kendaraan. 50% dari total produksi tersebut merupakan produk ekspor ke beberapa negara. Apabila ada larangan untuk produksi kendaraan dengan mesin pembakaran dalam, maka produksi mobil secara keseluruhan akan menurun drastis serta menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan.

Toyoda menyebutkan bahwa kendaraan listrik bukanlah satu-satunya cara untuk mengurangi karbon dioksida. Menurutnya kendaraan seperti hybrid juga memiliki efek yang baik dalam mengurangi karbon dioksida. Serta Toyota juga masih cukup intens mengembangkan teknologi Hidrogen dan telah beberapa kali memecahkan rekor untuk jarak tempuhnya.

Baca juga: Honda Perkenalkan 5 Mobil Listrik Untuk Pasar Tiongkok

Toyota C-HR Hybrid

Meskipun Toyota mempunyai beberapa mobil full listrik, Toyota menyebut bahwa opsi mesin hybrid masih menjadi solusi yang lebih masuk akal saat ini. Menurut Toyota, mobil bermesin hybrid ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan mobil dengan ramah lingkungan kepada masyarakat awam serta dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Daftar Harga Mobil

Toyota merupakan produsen mobil asal Jepang yang sudah lama memberikan mobil berkualitas di pasar Indonesia. Jakarta, Autos.id  –  Bagi yang berencana membeli mobil Toyota,...

Mobil

Studi yang menunjukan waktu pengisian daya EV terbaik adalah di siang hari ini dikemukakan oleh salah satu perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat, Stanford...

Mobil

Rencananya mobil listrik pertama dari Aehra ini akan mulai diproduksi di tahun 2023 mendatang dengan target mulai dijual ke konsumen pada tahun 2025 mendatang....

Berita Otomotif

Belakangan ini tersiar kabar bahwa Toyota ingin meluncurkan mobil hybrid dan ‘mengorbankan’ Innova Diesel. Autos.id – Dengan Toyota mengkonfirmasi akan menghadirkan mobil hybrid pada...