Connect with us

Hi, what are you looking for?

Mobil

Porsche Berencana Akan Membeli Saham 50% Tim Red Bull F1

Porsche Berencana Akan Membeli Saham 50% Tim Red Bull F1

Rencananya selain Red Bull, tim saudarnya yaitu Alpha Tauri juga akan menggunakan pasokan mesin dari Porsche sebagai bagian dari Sister Team dari tim Red Bull Racing.

Autos.id – Teka-teki mengenai kabar keikutsertaan Porsche untuk terjun ke ajang balap F1 mulai terungkap. Pabrikan asal Jerman yang berada dibawah payung Volkswagen Group ini berencana akan ikut terlibat dalam ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia ini dengan membeli 50% sahan tim Red Bull Racing. Rencananya, potensi pembelian saham ini bisa segera rampung dalam kurun waktu 1 bulan.

Adanya hal tersebut membuat Porsche akan menjadi pemasok mesin bagi tim Red Bull Racing mulai tahun 2026 saat regulasi mesin baru sudah diterapkan di F1.

Porsche Berencana Akan Membeli Saham 50% Tim Red Bull F1

Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen

Rencana Kerjasama Red Bull dan Porsche

Seperti yang dilansir oleh Motorsports.com, meskipun belum ada pengumuman resmi sejauh ini, kabar Porsche akan masuk F1 dengan menjadi mitra tim Red Bull Racing mulai terungkap. Proses pembelian saham ini sedang menuju proses persetujuan dari badan anti kartel di seluruh dunia agar proses pembelian saham ini bisa berjalan lancar.

Selain itu, sesuai dengan aturan dari Uni Eropa, proses ini harus mendapat setidaknya persetujuan dari 20 negara di luar Uni Eropa. Salah satunya adalah Maroko yang ingin memastikan bahwa proses pembelian saham ini sudah sesuai dengan aturan kartel yang berlaku.

Dalam sebuah dokumen yang dikeluarkan Conseil de la Concurrence pada 8 Juli menyebutkan bahwa nantinya Porsche akan menjalin kontrak kerjasama selama 10 tahun mulai tahun 2026 mendatang. Selain itu dalam dokumen ini menyebutkan bahwa Porsche akan membeli 50% saham tim asal Austria ini yang memiliki basis pengembangan di Milton Keynes, Inggris tersebut.

Sebelumnya Porsche sudah merencanakan akan menekan kerjasama dengan Red Bull saat gelaran GP Austria awal Juli kemarin. Namun sayangnya harus tertunda karena FIA World Motors Sport Council belum menentapkan secara pasti regulasi mesin untuk musim 2026 yang memang sedang dipersipakan. Hal tersebut membuat Porsche belum mengumumkan kepastian mereka untuk masuk ke ajang F1.

Teka-Teki Pabrikan Baru Yang Akan Masuk F1

Selain Porsche, salah satu brand di bawah Volkswagen Group, Audi juga sebenarnya merencanakan untuk ikut masuk ke F1. Namun pendekatan yang dilakukan Audi berbeda dengan Porsche. Audi berencana untuk mengakuisisi salah satu tim yang dianggap potensial seperti Williams atau Alfa Romeo Sauber. Namun rencana ini masih hanya sebatas wacana.

Porsche Berencana Akan Membeli Saham 50% Tim Red Bull F1

Pembalap Tim Red Bull Racing, Sergio Perez

Salah satu alasan mengapa baik Porsche dan Audi tertarik masuk ke ajang F1 adalah regulasi terbaru mesin 2026 yang dianggap menarik perhatian mereka. Salah satunya adalah tetap mempertahankan mesin 1.600 cc, V6 Turbo Hybrid yang sudah diperkenalkan sejak tahun 2014. Namun di regulasi baru, beberapa komponen mahal seperti MGU-H akan dihapus karena dianggap sangat memberatkan dari sisi finansial dan pengembangan mobil yang lebih rumit dan lebih mahal.

Selain itu adanya aturan Cost Cap atau pembatasan anggaran membuat Porsche dan Audi tertarik masuk ke ajang F1. Dengan adanya Cost Cap ini membuat kedua pabrikan dibawah Volkswagen Group ini tidak perlu mengeluarkan biaya pengembangan yang besar untuk opersional balap F1 yang memang terkenal sangat mahal tersebut.

Meskipun begitu langkah Audi dan Posrche masuk ke ajang F1 ditentang oleh beberapa pabrikan yang sudah eksis di F1 seperti Mercedes dan Ferrari. Kedua pabrikan ini merasa akan dirugikan karena salah satu aturan regulasi baru justru merugikan mereka. Salah satunya adalah jatah Dyno Test yang mereka dapatkan lebih sedikit dibandingkan pabrikan baru yang mendapat jatah Dyno Test lebih banyak.

Dengan jatah Dyno Test yang lebih banyak membuat pabrikan baru bisa berpotensi tampil kompetitif di tahun-tahun awal mereka. Menarik untuk ditunggu bagaimana masa depan ajang balap F1 dengan hadirnya beberapa pabrikan baru yang akan mewarnai persaingan ajang balap jet darat bergengsi tersebut.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Balap

Ajang balap F1 Academy ini merupakan terobosan terbaru dari F1 untuk memberi kesempatan lebih kepada para pembalap wanita yang ingin mewujudkan mimpinya balapan di...

Balap

Dengan kembali memperkuat kerjasama ini membuat Honda berpotensi untuk menjadi pemasok mesin secara penuh bagi tim Red Bull dan Alpha Tauri saat regulasi mesin...

Balap

Ini merupakan gelar juara dunia kedua Max Verstappen setelah gelar pertama yang ia raih di musim lalu dan kali ini diraihnya secara meyakinkan. Autos.id...

Mobil

Nantinya Audi akan mulai mengikuti ajang balap F1 mulai tahun 2026 mendatang bersamaan dengan penerapan regulasi baru serta drivetrain mobil F1 terbaru yang juga...