Connect with us

Hi, what are you looking for?

Volvo

Bersama Partner, Volvo Bekerjasama Membuat Stasiun Pengisian Mobil Listrik

Volvo Bekerjasama Dengan Starbucks Untuk Pembuatan Stasiun Pengisian Mobil Listrik
Volvo XC40 Recharge

Langkah Volvo yang menggandeng Starbucks untuk membangun tempat pengisian daya mobil listrik di gerai Starbucks di Amerika Serikat ini untuk mendukung tersebarnya SPKLU yang merata di negara tersebut.

Autos.id – Volvo merupakan salah satu pabrikan otomotif yang tergolong sangat serius untuk mengembangkan kendaraan listrik. Tidak hanya sekedar membuat dan memproduksi mobil listrik saja, Volvo juga memberikan sebuah ide menarik yang masih ada kaitannya dengan mobil listrik. Pabrikan asal Swedia ini melakukan sebuah kerjasama unik dengan salah satu franchise gerai kopi ternama di dunia, Starbucks.

Volvo dan Starbucks berencana akan membuat beberapa stasiun pengesian kendaraan listrik atau SPKLU  di Amerika Serikat

Volvo Bekerjasama Dengan Starbucks Untuk Pembuatan Stasiun Pengisian Mobil Listrik

Kerjasama Yang Menarik

Seperti yang diberitakan oleh Reuters pada Kamis (17/2/2022), Volvo menjelaskan, kerjasamanya dengan Starbucks meliputi pembangunan SPKLU dengan merek Volvo di 60 gerai Starbucks di Amerika Serikat. Pembangunan SPKLU dari Volvo ini akan didukung penuh oleh ChargerPoint sehingga akan mendukung pengisian daya cepat atau Fast Charging.

Pada pembangunan tahap awal SPKLU Volvo di 60 gerai Starbucks ini akan dimulai pada sekitar awal musim panas tahun ini. Nantinya Volvo akan membuat sepanjang rute 1.350 mil dari Denver ke kantor pusat Starbucks di Seattle dan para penggunan mobil listrik bisa sambil menunggu mobil mereka saat isi daya sambil menyantap kopi di gerai Starbucks yang memiliki fasilitas ini.

Volvo Bekerjasama Dengan Starbucks Untuk Pembuatan Stasiun Pengisian Mobil Listrik

Volvo XC40 Recharge

Kabarnya SPKLU dari Volvo yang akan dibangun dibeberapa gerai Starbucks ini bisa mengisi daya mobil listrik kalian dari 20% ke 80% hanya dalam waktu 40 menit. Apa yang dilakukan oleh Volvo ini merupakan suatu yang langkah yang menarik mengingat langkah mereka yang akan benar-benar terfokus pada produksi mobil listrik mulai tahun 2030 mendatang.

Selain itu, rencana yang dilakukan oleh Volvo dengan membangun stasiun pengisian daya mobil listrik di gerai Starbucks ini sejalan dengan rencana Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang ingin memecahkan masalah kelangkaan tempat pengisian daya mobil listrik. Bahkan Biden sudah memberikan suntikan dana hingga 5 Milliar Dollar Amerika atau setara Rp 71,475 Triliun untuk merealisasikan tersebarnya berbagai SPKLU diberbagi tempat di Amerika Serikat.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Mobil

Studi yang menunjukan waktu pengisian daya EV terbaik adalah di siang hari ini dikemukakan oleh salah satu perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat, Stanford...

Mobil

Rencananya mobil listrik pertama dari Aehra ini akan mulai diproduksi di tahun 2023 mendatang dengan target mulai dijual ke konsumen pada tahun 2025 mendatang....

Mobil

Nantimya teknologi pengisian daya mobil listrik tanpa kabel yang sedang dikembangkan oleh Obayashi dan Denso ini bisa mulai digunakan pada tahun 2025 mendatang. Autos.id...

Berita Otomotif

Pihak kepolisian sudah siap untuk mengawal jalannya KTT G20 di Bali dengan kendaraan yang ramah lingkungan. Autos.id – KTT G20 dijadwalkan digelar pada tanggal...