Balap

Toro Rosso Enggan Merekrut Estaban Ocon

Pimpinan tim Red Bull Formula 1, Christian Horner, mengatakan Toro Rosso tidak akan merekrut Esteban Ocon karena faktor hubungan dengan Mercedes.

Prancis, autos.id Horner mengatakan bahwa Ocon tidak akan dipertimbangkan oleh Red Bull untuk kursi balap Toro Rosso, meskipun kurangnya pembalap muda berkualitas dalam program junior perusahaan minuman berenergi tersebut.

Pimpinan McLaren Zak Brown dan pimpinan Renault Cyril Abiteboul telah menyatakan sentimen serupa tentang Ocon, yang akan tanpa pembalap ketika Lance Stroll bergabung dengan Force India.

Dengan Red Bull enggan menggunakan jasa pembalap yang terkait dengan tim lain, Daniil Kvyat diyakini menjadi sosok yang paling dekat denagn tim berbasis Faenza.

“Untuk keterkaitan investasi Mercedes, mereka memiliki prestasi dengn membantu orang-orang ini untuk masuk ke F1,” kata Horner kepada Motorsport.com. “Tapi sekarang tampaknya Mercedes bisa memiliki pembalap berbakat lainnya.

“Situasi yang lebih rumit adalah Anda memiliki pembalap seperti Ocon yang mungkin berakhir tanpa kursi balap tahun depan. Jika dia bebas secara kontrak, dia akan menjadi kandidat yang terbaik untuk Toro Rosso.

“Tapi Red Bull tidak akan berinvestasi pada pembalap Mercedes (Ocon), dan saya tidak akan mengharapkan hal yang sama terjadi sebaliknya.”

Estaban Ocon

Mercedes seharusnya mengambil risiko pada Ocon

Horner mengatakan bahwa Mercedes bisa memecahkan masalah Ocon dengan mempromosikannya ke kursi balap utama, menunjukkan apa yang dilakukan Red Bull dengan Sebastian Vettel, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen.

“Sangat mudah untuk melangkah dengan sesuatu yang diketahui,” katanya. “Dan ada jauh lebih banyak risiko dalam mengambil kuantitas yang tidak diketahui atau junior, dan saya pikir kami telah menunjukkan pada banyak kesempatan bahwa itu terbayar.

“Kami memiliki program junior yang sangat baik, dan Red Bull memiliki tim junior, dan telah berinvestasi dalam hal itu. Hal ini bisa dilihat pada Seb, Daniel dan Max, dan kita akan melihat bersama Pierre Gasly (yang menggantikan Ricciardo pada 2019).

“Dan itu memberi banyak peluang lain, seperti Carlos Sainz.”

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top