Komunitas

Ride for Heroes Royal Riders Indonesia, Jejaki Perjalanan Perjuangan Pahlawan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Ride for Heroes menjadi ‘secuil’ persembahan Royal Riders Indonesia untuk kembali mengingatkan besarnya pengorbanan Pahlawan untuk kebebasan generasi ini

Jakarta, Autos.id – Sebuah perjalanan napak tilas menyusuri rute gerilya Jenderal Sudirman dan beberapa Pahlawan lain akan jejaki Royal Riders Indonesia (RORI) dalam perjalanan bertajuk Ride for Heroes yang dilakukan menjelang peringatan Hari pahlawan 10 Nonember 2017.

Ride for Heroes akan star dari Jakarta menuju Surabaya dengan durasi perjalanan 5 hari dengan jarak kurang lebih 1600 Km, oleh 20 riders RORI. Namun ketika tiba di kota Pahlawan jumlah Riders akan berubah skitar 38 orang karena ekspedisi ini juga dilakukan dari beberapa kota dan terbagi dalam lima group.

Group 1 merupakan mereka yang akan memulai perjalanan dari jakarta-Surabaya, group II adalah mereka yang akan mengikuti pejalanan dari Jogjakarta bersama dengan group 1 dari Jakarta, Group III adalah mereka yang akan star bersama dari Malang, Group 4 adalah mereka yang akan bertemu di Surabaya dengan rider lain dan group 5 adalah mereka yang berada di Surabaya.

Sutan Manurung, Koordinator Utama Ride for Heroes mengatakan perjalanan ini ingin mengembalikan ingtan sejarah perjalanan para pahlawan yang telah dilupakan oleh generasi muda Indonesia. Bagi kita sebagai riders yang juga bertanggungjawab untuk kebesaran negara ini adalah menjadi penting melakukan perjalanan untuk mengenang perjuangan mereka dengan menyusuri rute perjalanan mereka untuk mendapat kembali spirit nasionalsime dan jiwa tak pantang menyerah untuk menjadikan Indonesia lebih baik ke depan.

“Anda riding harus ada tujuan. Dan Riding dengan “napas” seperti ini dengan menyusuri rute perjalanan perjuangan para pahlawan akan memiliki arti penting bagi generasi muda utuk menjaga spirit pejuangan bangsa ini. Saya pikir ini adalah perjalanan langkah dan harus kita jalani dengan semangat yang tinggi sebagai penghargaan atas kebebasan yang telah mereka berikan pada kita”

RORI Siap Touring Ride for Heroes

“Anda riding harus ada tujuan. Dan Riding dengan “napas” seperti ini dengan menyusuri rute perjalanan perjuangan para pahlawan akan memiliki arti penting bagi generasi muda utuk menjaga spirit pejuangan bangsa ini. Saya pikir ini adalah perjalanan langkah dan harus kita jalani dengan semangat yang tinggi sebagai penghargaan atas kebebasan yang telah mereka berikan pada kita,” kata Manurung di Synthesisi Residence, Jakarta Slatan, Sabtu, (4/11/2017).

Heroes Santos, Koordinator Navigasi dan Riset Sejarah Ride for Heroes mengungkapkan perjalanan ini memiliki makna yang sangat dalam untuk memanggil kembali kenangan pengorbanan para Pahlawan. Kita dengar Indonesia adalah negara yang senang buat slogan tetapi sulit sekali mewujudkannya. Karena itu kita inginmengukir sesuatu yang kecil untuk mengenang para pahlawan dengan mengajak orang melihat kembali semangat yang mereka kobarkan di sepanjang perjalanana pergerakan kemerdekaaan yang mereka lalui.

“Setiap Etape kami rancang agarsetiap peserta ekspedisi dapatmempelajari secara detail kisah perjuangan para pahlawan di beberapa tempat seperti di taman Makam para Pahlawan di Kusumanegara kita akan membersihan makam danmampir di pemakaman Bung Karno di Blitar, dan masih banyak tempat yang akan kita susuri hingga tempat-tempat penting di Suarabaya tempat Bung Tomo melakukan banyak hal tak diketahui banyak orang saat ini,” beber Santos.

RORI Siap Touring Ride for Heroes

Untuk rute RORI akan menyisir wilayah pesisir Jawa Barat, mulai dari Cianjur, Bandung, Tasikmalaya, Ciamais, , Panjar sampai Banyumas. Rute ini adalah rute historis dari pasukan Siliwangi setelah perjanjial Renville 1948.

Dari Banyumas, mereka akan menuju Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, mirip rute hijrah pasukan Siliwangi di tahun 1948-49, sebelum kita masuk ke Jogja untuk singgah Sasmitaloka dan Taman makam Pahlawan Kusumanegara.

Dari Jogja mereka akan menyusuri rute Jenderal Sudirman, Gunung Kidul, Wonosari, Semanu, masuk ke Wonogiri, Prajimantoro, masuk Pacitan. Lalu lanjut ke Tranggalek, Tulung Agung, Blita, Malang sebagai rute berkumpul bersama rider lain untuk ke Surabaya.

Dari Malang mereka belum menentukan rute dan akan dirembuk bersama untuk mendapat lintasan yang tepatdan memilikiunsu sejarah yang bisa menjadi cerita menarik untuk bangsa karena itu ada dua opsi bisa lewat Bromo, atau membelah rute Gunung Welirang dan Arjuno yang merupakan rute gerilia Tentara pelajar, Jawa Timur ketika itu.

Nantinya dalam perjalanan ini tim RORI akan membuat dokumentasi berupa foto dan video yang akan menjadi hadiah perjalanan yang akan dibagikan ke masyarakat Indonesia untuk menjadi referensi perjalanan sejarah para Pahlawan

 

 

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Comments
To Top