Volkswagen

FBI Tangkap Bos VW Amerika Terkait Skandal Emisi

Skandal Emisi Gas Buang VW

Skandal emisi gas buang VW masih terus memakan korban, dan kali ini salah satu Bos VW harus dipenjara karena kasus tersebut.

Florida, Autos.id – Skandal penyelewengan kadar emisi gas buang mesin diesel yang melilit Volkawagen (VW) pada 2015 lalu rupanya masih dalam pengawasan pemerintah diberbagai negara.

Carscoops, Selasa (10/1) melaporkan di Federal Bureau of Investigation (FBI) Florida Amerika Serikat (AS) dikabarkan menangkap salah satu eksekutif sebagai kunci terjadinya skandal emisi gas buang VW. Pejabat VW tersebut yakni Oliver Schmidt, yang saat itu menempati divisi sebagai Emissions Compliance Manager VW Amerika.

“Schmidt ditangkap pada Jumat (6/1) oleh tim FBI atas tuduhan penipuan emisi gas buang di Amerika dan dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab atas kebijakan VW”

Schmidt ditangkap pada Jumat (6/1) oleh tim FBI atas tuduhan penipuan emisi gas buang di Amerika dan dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab atas kebijakan VW dalam melakukan kecurangan terkait tes emisi tersebut.

Skandal Emisi Gas Buang VW

Dalam beberapa penelusuran media Amerika, Schmidt saat itu berusaha meyakinkan regulator bahwa produk mobil diesel asal Jerman ini memiliki kelebihan dalam hal emisi karena dukungan teknologi. Namun hal itu terbantah setelah West Virginia University menemukan adanya masalah pada mobil mesin mobil tersebut.

Dalam sebuah pernyataan tertulis oleh agen FBI Ian Dinsmore, Schmidt dituduh merusak reputasi produk mobil asal Jerman tersebut dengan sebuah kebohongan publik besar dan menyesatkan konsumen Amerika yang selama ini mempercayai VW.

Penangkapan Schmidt mungkin akan menjadi akhir penyelidikan setelah masalah skandal emisi gas buang VW mulai membaik pasca pabrikan Jerman itu membayar denda dan ganti rugi pada konsumen yang terimbas dengan kompensasi sebesar USD 15 miliar.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top