Tips

Tips Waspada Penjual Mobil Bekas Curang Jelang Lebaran

Penjualn Mobil Bekas Curang
Selalu Teliti Sebelum Membeli Mobil Bekas

Maraknya penjualan mobil bekas menjelang Hari Raya Idul Fitri membuat tumbuh suburnya penjual mobil bekas curang yang patut di waspadai oleh calon konsumen.

Jakarta, Autos.id – Menghadapi Lebaran, seperti tahun-tahun sebelumnya penjualan mobil termasuk mobil bekas cenderung meningkat. Namun perlu waspada akan adanya penjual mobil bekas curang menjelang Lebaran.

Halomoan Fischer Lumbantoruan, Chief Operating Officer mobil88 menjelaskan, biasanya penjualan mobil bekas akan naik sekitar 1-2 pekan menjelang Lebaran. “Tapi yang perlu diwaspadai biasanya pada saat pasar booming ada oknum yang jual mobil bekas dalam kondisi tidak baik,” kata dia di Jakarta.

“Tidak Baik” disini Fischer menjelaskan ada banyak hal. Misalnya dokumen kendaraan tersebut ternyata tidak sah di Kepolisian, atau kondisi fisik mesin mobil tidak layak. Waspadai juga pihak leasing yang bisa dengan mudah melakukan persetujuan pembelian mobil secara kredit menjelang Lebaran.

“Yang perlu diwaspadai biasanya pada saat pasar booming ada oknum penjual mobil bekas curang yang jual mobil bekas dalam kondisi tidak baik”

“Konsumen biasanya butuh mobil cepat jelang Lebaran, jadi asal kelihatan mobilnya kinclong langsung beli. Leasing pun begitu, banyak yang asal approve ketika mau Lebaran, padahal nanti belakangannya malah bermasalah,” lanjut Fischer.

Penjualn Mobil Bekas Curang

Banyak Oknum yang Jual Mobil Bekas Tidak baik

Sementara soal kondisi mesin, ia berpesan kepada para calon pembeli mobil bekas wajib mewaspadai penjual mobil bekas curang yang melakukan manipulasi odometer kendaraan tersebut. “Harapannya kan beli mobil mau Lebaran adalah buat jalan-jalan ke kampung halaman. Kalau ternyata kilometernya puteran, problema akan muncul ketika mobil dibawa mudik,” lanjutnya.

Jika mobil yang terlihat memiliki jarak tempuh yang masih sedikit, kenyataan mobil tersebut telah dimanipulasi, maka mobil akan mengalami masalah karena mesin tak kuat dipaksa bekerja berjam-jam non-stop saat mudik Lebaran. “Banyak kita lihat di jalan mobil tahun muda tapi mesinnya ngebul dijalan, ini salah satu indikator odometer mobil itu sudah di puter,” terang Fischer.

Fischer pun sedikit menjelaskan, jika tren di mobil88 tahun ini penjualan jelang Lebaran tidak hanya di dominasi mobil model MPV tapi juga sudah bergeser ke arah small car seperti LCGC (Low Cost Green Car) atau small hatchback dan hatchback.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top