Tips

Mendeteksi Kerusakan AC Mobil dari Bunyi-Bunyi Tak Wajar

Mendeteksi Kerusakan AC Mobil

Mendeteksi kerusakan AC mobil bisa didengarkan melalui bunyi-bunyi tak wajar dari ruang mesin, misalnya bunyi mendesis yang diikuti hembusan hawa AC yang tak lagi sejuk.

Jakarta, Autos.id – Jangan anggap enteng kerusakan Air Conditioner (AC) di mobil. Jika komponen AC mengalami kerusakan tentu akan membuat kenyamanan perjalanan terganggu karena ruang kabin akan terasa panas dan pengap.

Padahal sebenarnya mendeteksi kerusakan AC mobil bisa dilakukan dengan mendengarkan bunyi-bunyi tak wajar dari ruang mesin. Gejala kerusakan AC mobil paling banyak terjadi adalah AC mobil terasa kurang dingin atau muncul desis halus di balik dasbor kabin.

“Paling mudah mengecek adanya bunyi-bunyian saat AC dinyalakan. Apakah ada suara mendesis dan dibarengi AC tidak sejuk”

“Paling mudah mengecek adanya bunyi-bunyian saat AC dinyalakan. Apakah ada suara mendesis dan dibarengi AC tidak sejuk. Sedang di luar kabin bisa cek kondisi kompresor saat beroperasi,” ucap Sarwono Edi, spesialis AC di bengkel Orion Motor seperti dikutip dari Daihatsu.co.id

Mendeteksi Kerusakan AC Mobil

Sistem Kerja AC Mobil

Edi melanjutkan, ada beberapa item part yang wajib dicek saat menemukan gejala bunyi-bunyian. Pertama adalah memeriksa tekanan freon yang seharusnya tidak boleh kurang dari 2 kg. Sebab jika tekanan freon sudah melemah, berarti ada kebocoran atau kerusakan pada kompresor dan bagian part lainnya.

Selain tekanan Freon, cek juga kevakuman kompresor. Pasalnya komponen ini harus mampu memberikan tekanan agar sirkulasi freon berjalan dengan lancar. Sebab jika kevakuman ikut melemah, artinya ada masalah pada kompresor yang dapat memperparah kerusakan pada komponen lainnya.

“Tapi buat memeriksa kondisi freon dan kevakuman kompresor, sebaiknya dilakukan di bengkel AC. Karena di bengkel AC tersedia alat untuk mengukur kualitas tekanan dan kevakumannya. Dan jika memang ada kerusakan maka akan segera ditangani,” imbuh mekanik yang bermarkas di Jl. Krukut Raya, Krukut, Limo, Depok ini.

Mendeteksi Kerusakan AC Mobil

Deteksi Kerusakan Kompresor AC

Agar lebih maksimal mendeteksi kerusakan AC mobil, saat cek freon dan kompresor baiknya sekalian memeriksa bearing magnetic clutch yang menempel pada kompresor. Sebab jika komponen ini sudah tidak maksimal memberikan bantalan putar dan macet, lalu didiamkan akan timbul panas hingga terbakar.

“Siap-siap deh keluar uang banyak untuk menebus satu set komponen ini yang harganya berkisar Rp 800.000 sampai Rp 1,2 jutaan. Karena banyak kasus magnetic clutch terbakar karena macet, terbakar dan mengeluarkan asap yang masuk ke kabin,” ingat Edi.

Mendeteksi Kerusakan AC Mobil

Jangan Lupa Tambah Freon

Makanya usahakan agar bearing aus pada komponen ini segera diganti. Karena kalau sudah terbakar, dikhawatirkan mesin mati mendadak dan ikut membakar belt yang tersambung pada mesin.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top