Tips

Langkah Menyalakan Mobil dengan Tombol Start/Stop Engine

Banyak fitur mobil masa kini yang kehadirannya dapat memberi kemudahan dan kepraktisan buat si pengemudi. Salah satunya adalah tombol start/stop engine.

Jakarta, Autos.id – Dulu, fitur push start/stop engine button mungkin hanya jamak ditemukan pada mobil-mobil mewah dengan harga jual yang mencapai lebih dari setengah miliar.

Tapi sekarang, hal itu tak lagi berlaku karena mobil-mobil baru yang berada di rentang harga Rp 200 jutaan pun sudah banyak yang memiliki push start/stop engine button sebagai fitur standar.

Bahkan jika mobil Anda belum memiliki fitur push start/stop engine button, kini Anda bisa memasangnya karena sudah banyak toko aftermarket mobil yang menawarkan jasa pemasangan fitur ini dengan harga yang masih bisa dijangkau.

Dengan adanya fitur start/stop engine button, kita tak perlu lagi memasukkan anak kunci untuk menyalakan atau mematikan mesin mobil. Cukup kantongi remote dan tekan tombol saja, maka mesin mobil sudah bisa dinyalakan dan dimatikan.

Sistem Keyless Entry Gampang Dibobol

Mobil yang sudah memakai start/stop engine, pasti juga sudah mempunyai keyless entry

Di balik kemudahan dan kepraktisan yang diberikannya, alhasil banyak orang yang salah dalam menggunakan start/stop engine button, terutama saat mereka hendak menyalakan mesin mobil.

Setelah mengantungi remote dan berada di dalam mobil, kebanyakan orang langsung menginjak rem dan menekan tombol start/stop button engine untuk menyalakan mesin. Padahal, itu adalah cara yang salah.

Untuk menyalakan mesin mobil yang sudah dilengkapi dengan start/stop button engine, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menekan tombol tanpa menginjak pedal rem. Setelah instrument cluster dan layar head unit menyala, baru injak pedal rem dan tekan tombol start/stop engine button untuk menyalakan mesin.

Mengapa kita harus melakukan prosedur seperti itu? Karena jika kita langsung menyalakan mesin, seandainya di jalan kita mengalami kecelakaan atau tabrakan, maka airbag tidak akan mengembang.

Itu bisa terjadi karena saat kita menyalakan mobil, kita tidak memberi waktu buat ECU untuk membaca dan mengatur semua setingan sistem yang ada di mobil kita. Maka itu, kita tidak boleh langsung menekan tombol start/stop engine untuk menyalakan mesin.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top