Berita Otomotif

Mobil Listrik Buatan Indonesia Siap Lakukan Petualangan

Blits dan Kasuari

Indonesia memang sedang gencar dalam menciptakan kendaraan listrik, baik itu roda dua ataupun empat. Untuk membuktikan kualitas kendaraan listrik roda empat buatan Indonesia, maka diadakanlah jelajah negeri yang akan menempuh jarak puluhan ribu km.

Jakarta, Autos.id – Akan ada dua mobil yang bakal dipakai untuk melakukan perjalanan keliling Indonesia, yakni Blits dan Kasuari. Kedua mobil tersebut adalah kendaraan full elektrik berjenis jip.

Blits sendiri sebenarnya adalah singkatan dari Budi Luhur dan Institut Teknologi Surabaya. Dari namanya saja,  tentu kita langsung bisa tahu kalau Blits adalah ciptaan dari tangan-tangan terampil mahasiswa dua perguruan tinggi tersebut.

Blits dan Kasuari juga merupakan mobil yang masih berwujud prototype. Pengetesan jarak jauh kedua mobil ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji ketahanannya, serta buat mencari tahu bagian apa saja yang kurang dari keduanya.

Dari sisi teknis, Blits dan Kasuari sama-sama menggunakan penggerak roda belakang dan bertransmisi otomatis. Menariknya lagi, Blits dan Kasuari sama-sama mempunyai mode off-road.

Prototype Blits

Transmisi yang digunakan mengadopsi CVT milik Toyota Alphard dan Harrier. Sedangkan mode off-road-nya merupakan hasil pengembangan yang dilakukan oleh mahasiswa Budi Luhur dan Institut Teknologi Surabaya.

Demi mendapat distribusi bobot yang merata, baterai Blits dan Kasuari diletakkan di bagian bawah. Oleh karena itu, kap mesin di bagian depan beralih fungsi menjadi tempat kabel kelistrikan.

Sasis yang dipakai oleh Blits dan Kasuari adalah tubular. Penggunaan sasis ini memiliki maksud untuk mengejar kedinamisan mobil, serta meminimalisir potensi limbung.

Di sektor kaki-kaki, keduanya memiliki perbedaan. Blitz memakai pelek berukuran 16 inci dengan enam buah baut, sedangkan jumlah baut Kasuari adalah sebanyak lima buah.

Prototype Kasuari

Spesifikasi pelek Blits tidaklah berbeda dengan Toyota Land Cruiser VX. Tim pengembangan Blits memutuskan untuk memakai pelek dengan spesifikasi tersebut atas pertimbangan kemudahan perawatan dan suku cadang.

Nantinya, Blits dan Kasuari akan memulai perjalanannya dari pulau Sumatera, dan finish di kota Surabaya dengan estimasi jarak tempuh sejauh 20 ribu km. Tim Penguji ditargetkan akan sampai di Surabaya pada Januari 2019.

“Kami berharap pengetesan keliling Indonesia yang akan menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 20 ribu km ini akan menjadi tahap akhir sebelum mobil listrik ini masuk jalur produksi.”

“Pemerintah sendiri juga sedang menyiapkan regulasi untuk mobil listrik. Maka itu, kami berharap sesuai pengetesan keliling Indonesia ini, mobil listrik sudah dapat diproduksi dan dijual di Indonesia,” tukas Haryanto WS, West Java Regional Director PLN.

Baca juga: Outlet V-KOOL ke-87 Hadir di Pusat Bisnis Jakarta

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top