Connect with us

Hi, what are you looking for?

Mobil

GM Patenkan Cara Mengisi Dua EV Dari Satu Pengisi Daya Cepat

Inovasi terus-terusan dilakukan agar kendaaraan listrik dapat terus berkembang untuk mengalahkan dominasi mobil konvensional, mulai dari desain tata letak interior yang lebih fleksibel hingga rem regeneratif yang memperlambat keluarnya energi listrik.

Autos.id  –  Kali ini, GM berusaha menemukan hal baru yang berfungsi charger EV lebih efisien dan tentunya lebih menghemat waktu. GM mematenkan sistem yang dimaksudkan agar fast charger dapat digunakan untuk mengisi dua baterai EV secara bersamaan.General Motors bereksperimen dengan teknologi baterai mereka yang memungkinkan baterai Ultium untuk menangkap kembali panas buangan dari pengoperasian mobil dan menggunakannya untuk menambah jarak tempuh.

Teknologi baru itu bukan satu-satunya inovasi menarik dari GM untuk mendahului kompetitornya, paten baru yang diajukan GM menunjukkan kemungkinan adanya dua port pengisian daya dan kemampuan untuk mengisi dua kendaraan dari satu fast charging tipe DC.

Baterai Ultium GM menggunakan desain modular dan dapat berisi antara enam dan 24 modul, tergantung pada ukuran kendaraan dan kinerja masing-masing mobil. Apa yang membedaka dari pakel baterai Ultium lain adalah versi ini dapat mengganti lapisan baterainya untuk dihubungkan secara seri atau paralel. Sebagai contoh, GMC Hummer EV yang menggunakan 24 modul disusun dalam dua set 12 modul.

Pengajuan paten yang dikirim oleh GM akan memungkinkan kemunculan dua port pada mobil baru yang dimaksudkan untuk melakukan sejumlah hal menarik, seperti kemampuan mengisi daya beberapa EV dalam satu rangkaian. Jenis baterai ini telah dikonfirmasi untuk Hummer EV serta model baru Chevy Silverado EV dan GMC Sierra EV yang akan datang, dan diduga juga akan digunakan banyak EV dari GM di masa mendatang.

Gagasan utama paten GM adalah untuk menggembangkan fleksibilitas dari charger dengan koneksi yang dapat dialihkan. Kendaraan produksi umumnya beroperasi pada 400 volt, dengan lapisan baterai terhubung secara paralel. Tetapi koneksi tersebut bisa diubah ke seri sehingga mereka dapat mengisi daya dengan Fast Charger DC sebesar 800 volt. Paten tersebut menginisiasi satu kemungkinan tambahan, di mana stasiun pengisian yang bertegangan 800 volt juga dapat mengisi dua EV yang terhubung bersamaan lewat port pengisian kedua, di mana kedua port tersebut, masing masing tetap dalam konfigurasi paralel 400 volt.

Solusi cerdas tadi akan menggandakan jumlah mobil yang dapat diisi oleh satu pengisi daya cepat DC sekaligus, yang tentunya akan menyingkat waktu mengingat lambat laun akan lebih banyak EV berkeliaran dan mulai membanjiri fasilitas pengisiand daya. Selain itu, GM juga telah mengumumkan bahwa Hummer EV akan menawarkan sistem pengisian dua arah yang dapat diperoleh dengan memilih opsi paket Power Station, sehingga peralatan dan perangkat listrik lainnya dapat digunakan dengan menghubungkan ke mobil Hummer EV.

Namun, hanya karena aplikasi paten telah diajukan belum berarti teknologi ini akan masuk dalam produksi.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Berita Otomotif

Platform Ultium yang dikembangkan oleh General Motors ini menjadi salah satu langkah bagi GM yang ingin menguasai segmen EV di benua Eropa. Autos.id –...

Berita Otomotif

Program Cruise otonom besutan General Motors justru membuat kerugian yang sangat besar? Autos.id – General Motors dilaporkan telah kehilangan hampir 5 miliar Dolar AS...

Mobil

Program konversi mesin konvensional menjadi mobil listrik ini sebelumnya pernah dilakukan oleh Ford dengan program yang kurang lebih mirip-mirip. Autos.id – Dalam dunia otomotif,...

Berita Otomotif

Sebelum General Motors, Tesla juga sudah mempersiapkan Stasiun Pengisian kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan teknologi fast charging yang merek sebut dengan “Supercharger”. Autos.id –...