DFSK

GIIMCOVEC 2020, DFSK Pamerkan Mobil Listrik Gelora E

DFSK turut mendukung kebijakan pemerintah untuk menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan

Jakarta, Autos.id  –   Dalam perhelatan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta 5-8 Maret 2020, menghadirkan DFSK Gelora E dengan basis teknologi Battery Electric Vehicle (BEV/full listrik), yang merupakan edukasi berkesinambungan akan kendaraan listrik.

“Kami yakin ada prospek yang kuat akan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia,” ujar CEO PT Sokonindo Automobile (DFSK), Alexander Barus, di sela-sela peluncuran DFSK Gelora di GIICOMVEC 2020.

Kehadiran kendaraan listrik tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga atau komersial sehari-hari, mengurangi biaya-biaya, tetapi juga memainkan peran penting dalam penghematan energi, pengurangan emisi karbon gas buang, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Konsep-konsep yang ditawarkan oleh kendaraan listrik ini sudah dipahami dan kemudian sudah bisa diterima oleh masyarakat global, dan berakhir menjadi sebuah tren global otomotif. Indonesia ikut serta dalam tren otomotif kali ini dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia No. 55 Tahun 2019 yang sesuai dengan nilai-nilai tren kendaraan listrik di global, dan mendorong pengembangan kendaraan listrik dari berbagai aspek seperti manufaktur, konsumsi, infrastruktur, dan investasi.

Selain Perpres No 55 Tahun 2019, ada sejumlah kebijakan lainnya yang turut mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air mulai dari pembebasan PPnBM untuk kendaraan listrik, ruang gerak kendaraan listrik di Jakarta tidak dibatasi aturan plat ganjil-genap, pembebasan pajak plat, dan dapat menikmati ruang parkir secara gratis, dan berbagai kebijakan menarik lainnya.

Bahkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah memulai pembangunan stasiun pengisian listrik umum (SPLU), dan sekarang telah menyelesaikan pembangunan stasiun pengisian daya cepat di hampir 20 titik. Kedepannya, akan ada lebih banyak lagi rencana konstruksi yang sedang direncanakan dan akan dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik.

Charging yang tersedia di bagian depan mobil

Alexander mengungkapkan, pada tahun 2003, DFSK memulai penelitian kendaraan energi terbarukan dan secara bertahap membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) berskala global di Silicon Valley Amerika Serikat, dan kini telah menguasai teknologi baterai, motor listrik, kontrol elektronik canggih serta teknologi utama lainnya, bahkan telah mendapatkan lebih dari 1.000 lisensi hak paten akan kendaraan listrik.

“Gelora lahir sebagai sebuah model yang sudah ‘matang’ yang disiapkan DFSK untuk produksi massal, dengan penjualan kumulatif lebih dari 30.000 unit kendaraan dan telah memainkan peran penting dalam banyak bidang seperti logistik perkotaan, transportasi umum, penyelamatan medis, berbagai kebutuhan lainnya,” sambung Alexander Barus.

DFSK Gelora memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) yang memberikan kabin ekstra luas dan lapang. Sebagai model minibus, DFSK Gelora memiliki kapasitas maksimal 11 jok untuk penumpang, dengan konfigurasi yang fleksibel mulai dari 2/7/9/11 sesuai dengan kebutuhan.

Beralih untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic) sangat cocok untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik, katering, aplikasi khusus perkotaan, dan aspek lainnya.

DFSK Gelora diperkirakan akan dibanderol dengan harga Rp 185 -189 juta untuk tipe MB dan Rp 175 – 179 juta untuk tipe BV. Sedangkan DFSK Gelora E diperkirakan akan siap dijual dengan harga Rp 489 – 499 juta untuk tipe MB dan Rp 469 – 479 juta untuk tipe BV. Estimasi harga Gelora versi listrik tersebut sudah termasuk bea cukai dan tidak termasuk pajak barang mewah.

 

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top