Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Gara-Gara Robotaxi, General Motors Alami Kerugian Hingga 5,5 Juta Dolar AS Per Hari

General Motors alami kerugian besar untuk proyek Robotaxi
General Motors alami kerugian besar untuk proyek Robotaxi

Program Cruise otonom besutan General Motors justru membuat kerugian yang sangat besar?

Autos.id – General Motors dilaporkan telah kehilangan hampir 5 miliar Dolar AS pada perusahaan robotaxi yang berbasis di San Francisco, Cruise, yang dimulai pada tahun 2018.

Meskipun taksi tersebut akhirnya dapat mengenakan biaya untuk perjalanan yang sering disediakan oleh taksi berbasis Chevrolet Bolt, tidak ada margin keuntungan sampai waktu yang tidak ditentukan.

General Motors alami kerugian besar untuk proyek Robotaxi

General Motors alami kerugian besar untuk proyek Robotaxi

General Motors (GM) mengatakan bahwa mereka kehilangan 500 juta Dolar AS untuk program Cruise dalam laporan pendapatan kuartal kedua. Totalnya menjadi sekitar 5,5 juta Dolar AS per hari, didistribusikan secara merata di Kuartal 2 dalam 91 hari.

Menurut info dari Reuters, investor sekarang mundur dari bisnis berisiko berinvestasi dalam teknologi pemula, alih-alih menilai kembali bagaimana kendaraan robot akan digunakan di jalan umum. Perusahaan lain juga berjuang dengan hal serupa, seperti layanan robotaxi Zoox Amazon yang masih dalam masa pertumbuhan.

Kerugian Cruise selama enam bulan pertama tahun ini sekarang berjumlah 900 juta Dolar AS, naik dari 600 juta Dolar AS selama periode yang sama tahun lalu. Sayangnya untuk Cruise, tampaknya membebankan biaya untuk perjalanan tidak mengurangi kerugian besar merek tersebut.

Eksekutif GM mengatakan kepada media Reuters bahwa beberapa alasannya adalah gaji yang lebih tinggi untuk mempertahankan staf setelah merek tersebut menunda penawaran umum perdana (IPO).

Meskipun demikian, CEO GM Mary Barra mengatakan bahwa dia masih memiliki harapan untuk merek tersebut, dan menegaskan kembali profitabilitasnya. Menurut Barra, Cruise dapat menghasilkan pendapatan 50 miliar Dolar AS per tahun dari layanan dan teknologi kendaraan otomatisnya pada tahun 2030.

General Motors alami kerugian besar untuk proyek Robotaxi

General Motors alami kerugian besar untuk proyek Robotaxi

Namun, Cruise memiliki banyak rintangan peraturan yang harus diatasi, beberapa di antaranya tidak hanya di luar kendali Cruise tetapi juga alasan bagi investor untuk ragu-ragu dan membendung arus kas.

Regulator California masih harus memperluas jam operasi Cruise dan memperluas wilayah yang dicakup oleh taksi berbasis Bolt. Sampai itu terjadi, jumlah uang yang akan dihasilkan tetap terbatas.

Pada bulan Februari, Cruise mengajukan petisi kepada regulator untuk memberikan pengecualian tertentu, yang memungkinkan penempatan 2.500 kendaraan self-driving tanpa input kemudi, akselerasi, atau pengereman.

Pekan lalu, NHTSA membuka petisi yang sama untuk komentar publik selama 30 hari, setelah itu proses pengambilan keputusan dapat dimulai.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Berita Otomotif

Platform Ultium yang dikembangkan oleh General Motors ini menjadi salah satu langkah bagi GM yang ingin menguasai segmen EV di benua Eropa. Autos.id –...

Mobil

Program konversi mesin konvensional menjadi mobil listrik ini sebelumnya pernah dilakukan oleh Ford dengan program yang kurang lebih mirip-mirip. Autos.id – Dalam dunia otomotif,...

Berita Otomotif

Sebelum General Motors, Tesla juga sudah mempersiapkan Stasiun Pengisian kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan teknologi fast charging yang merek sebut dengan “Supercharger”. Autos.id –...

Mobil

Dengan hadirnya SPKLU hasil kolaborasi GM dan EVgo ini akan membuat minat orang akan mobil listrik semakin meningkat lagi. Autos.id – Dalam menyikapi pasar...