Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Dampak Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Baru Terus Meningkat

Penjualan mobil baru baik untuk penumpang maupun komersial mengalami peningkatan signifikan

Jakarta, Autos.id  –  Kebijakan pemerintah dalam memberikan relaksasi PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) berdampak positif bagi pelaku industry otomotif khususnya untuk pembiayaan. Seperti yang dialami Adira Finance, yang penjualan mobil Januari – September meningkat sebesar 69 % dibandingkan periode Januari – September di tahun 2020. Penjualan mobil ini bukan hanya untuk penumpang saja, tetapi mobil komersial juga cukup diminati

Dengan adanya kebijakan  insentif  ini, penjualan wholesale mobil baru berhasil tumbuh sebesar 69% y/y atau 628 ribu unit dan sepeda motor baru juga meningkat sebesar 31% y/y menjadi dan 3,8 juta unit pada sembilan bulan pertama tahun 2021.

Hafid Hadeli, Presiden Direktur Adira Finance dalam pernyataannya secara virtual baru-baru ini menjelaskan, seiring meningkatnya penjualan pada industri otomotif, Adira Finance mencatatkan total pembiayaan baru di hingga bulan September 2021 sebesar Rp 18,1 triliun, atau naik 36% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

I Dewa Made Susila, Direktur Keuangan Adira Finance. (Kiri) dan Hafid Hadeli, Presiden Direktur Adira Finance (Kanan)

“Seluruh segmen mengalami kenaikan terutama pada segmen mobil baru dan  sepeda motor baru. Sementara itu, piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan tercatat masih menurun sebesar 13% y/y menjadi Rp 39,9 triliun di September  2021.Seharusnya pembiayaan mobil baru bisa tumbuh lebih tinggi lagi, namun sayangnya produksi mobil sempat tersendat karena pandemi dan juga langkanya chip semi conductor,” imbuhnya.

Hafid menambahkan peningkatan pembiayaan baru Adira Finance yang mengalami peningkatan sebesar 36% dibanding tahun lalu, kontribusi terbesar dari pembiayaan mobil baru sebesar 55% dan sepeda motor juga tumbuh 34%. “Adapun pertumbuhan penjualan mobil komersial karena sektor perekomian di Indonesia mulai membaik pasca pandemi Covid-19,” tukasnya.

Sementara itu, I Dewa Made Susila, Direktur Keuangan Adira Finance mengungkapkan, peningkatan pembiayaan bukan hanya pada mobil baru saja, tetapi juga mobil bekas juga masih cukup diminati. “Selama periode Januari – September 2021, pembiayaan mobil bekas tumbuh sebesar 33 persen atau sekitar Rp 2,6 triliun,” pungkas Made yang mengaku, pembiayaan mobil bekas di Adira Finance yang berlaku pada kendaraan yang berusia 10 tahun.

Transaksi pembiayaan Adira Finance sendiri secara keseluruhan periode Januari – September 2021 sudah mencapai Rp 18,1 triliun, naik 36 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan target Adira Finance sendiri hingga akhir tahun 2021 sebesar Rp 25 triliun.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Aksesoris

Last updated on 18 Juli, 2022 Sebanyak 82 pelanggan yang mendapatkan pelunasan cicilan Jakarta, Autos.id  – Adira Finance kembali menggelar program undian berhadiah Harinya...

Aksesoris

Last updated on 4 Juli, 2022 Adira Finance berkomitmen untuk terus menghadirkan kemudahan dalam mendapatkan solusi keuangan sesuai kebutuhan dalam mewujudkan impian. Jakarta, Autos.id...

Berita Otomotif

Adira Finance hadirkan program tukar tambah jendaraan dan pinjaman dana dengan mudah dan cepat Jakarta, Autos.id  –  Dalam keikusertaannya di ajang Jakarta Fair 2022,...

Berita Otomotif

Pengunjung Jakarta Fair Kemayoran 2022 akan disuguhkan beragam promo menarik Jakarta, Autos.id  –  Adira Finance turut berpartisipasi dalam perhelatan Jakarta Fair (JF) 2022 yang...