Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Otomotif

Charger untuk Mobil Listrik, Apa Bedanya antara GB/T dan CCS 2?

Ilustrasi charger mobil listrik.
Ilustrasi charger mobil listrik. (Sumber; Pixabay)

Last updated on 15 Maret, 2024

Konektor charger mobil listrik ternyata ada berbagai tipe, termasuk GB/T dan CCS 2 yang seringkali dibandingkan.

Autos.id – Mobil listrik adalah masa depan, dan memahami konektor pengisi daya mereka merupakan kunci bagi pemilik mobil listrik untuk mendapatkan efisiensi maksimum dari kendaraan mereka. Ada variasi regional dan model spesifik dalam standar untuk konektor pengisian daya mobil listrik atau steker pengisian daya mobil listrik.

Sementara itu, ada perdebatan tentang teknologi steker universal, Sistem Pengisian Gabungan (Combined Charging System/CCS) didukung oleh sejumlah besar produsen internasional di Amerika Serikat dan Eropa, sementara Jepang dan produsennya menggunakan CHAdeMO, dan Tiongkok, yang merupakan pasar terbesar untuk mobil listrik, menggunakan GB/T. Ada juga beberapa tingkat daya yang dapat diakses di setiap lokasi, tergantung pada jenis konektor pengisian daya mobil listrik.

 

Mengenal Charger Mobil Listrik GB/T

Charger mobil listrik GB/T.

Charger mobil listrik GB/T. (Sumber; AliExpress)

Konektor charger GB/T adalah standar nasional untuk pengisian mobil listrik di Tiongkok, dengan versi terpisah untuk pengisian AC dan DC. Konektor AC dapat memberikan output daya hingga 7,4 kW, sementara konektor DC mampu memberikan hingga 237,5 kW.

Konektor DC GB/T saat ini adalah protokol pengisian cepat tunggal yang digunakan di Tiongkok, dengan rencana untuk mengembangkan konektor generasi berikutnya dalam kemitraan dengan CHAdeMO untuk mencapai daya output 900 kW. Meskipun tidak kompatibel dengan steker Mennekes Eropa, penampilan konektor AC GB/T serupa.

 

Mengenal Charger Mobil Listrik CCS 2

Charger mobil listrik CCS 2.

Charger mobil listrik CCS 2. (Sumber; AliExpress)

Konektor CCS 2 adalah standar pengisian cepat DC utama yang digunakan di Eropa, dan semakin populer di wilayah lain juga. Konektor ini mengombinasikan steker Tipe 2 Mennekes dengan dua pin pengisian cepat tambahan, memungkinkan waktu pengisian yang lebih cepat dan kenyamanan yang lebih besar.

Dengan kemampuan untuk memberikan hingga 500 ampere dan 1000 volt DC, pengisi daya CCS 2 dapat memberikan daya maksimum hingga 360 kW, menjadikannya salah satu pilihan pengisian paling kuat dan efisien yang tersedia untuk kendaraan listrik. Konektor CCS Tipe 2 dirancang untuk digunakan dengan pengisi daya Level 2 dan Level 3, menjadikannya cocok untuk berbagai model kendaraan listrik.

Baca juga: Komparasi MG Maxus 9 vs BYD Denza 9: Mana yang Lebih Baik?

 

Sumber: Berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.

Baca Juga

Mobil

Last updated on 12 April, 2024 Autos.id – Menjadi salah satu strategi untuk mengurangi emisi gas karbon jalanan, produksi mobil listrik terus meningkat. Masyarakat...

MG

Last updated on 25 Maret, 2024 Autos.id – Mungkin untuk di pasaran otomotif Indonesia, model station wagon merupakan sebuah model mobil yang sedikit jarang...

Berita Otomotif

Last updated on 15 Maret, 2024 Di Indonesia, tersedia 3 jenis konekto pengisian daya untuk mobil listrik, antara lain CCS2, CHAdeMO dan GB/T. Autos.id...

Berita Otomotif

VinFast menjadi salah satu merek mobil listrik yang hadir di acara IIMS 2024 dan siap dipasarkan di Indonesia. Autos.id – VinFast memperkenalkan enam mobil...

error: Content is protected !!