Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Renault Targetkan Tiga Besar Klasemen Formula 1

Renault

Kembali ke Formula 1, Renault menargetkan tiga besar klasemen konstruktor untuk musim selanjutnya.

Prancis, autos.id Renault tidak hanya mendanai tim Formula 1 untuk mengimbangi Mercedes, Ferrari dan Red Bull karena sumber daya mereka berada di “liga lain”, kata Bob Bell (chief technical officer tim tersebut).

Sejak mengakuisisi Lotus di akhir tahun 2015, Renault telah melakukan perekrutan secara agresif dan melakukan investasi besar dalam meningkatkan pabrik tim Formula 1.

‘Tim Enstone’ itu memenangkan gelar juara F1 pada tahun 2005 dan 2006 namun Renault memutuskan pergi sebagai tim kerja beberapa tahun kemudian dan kesulitan finansial yang dialami Lotus akhirnya membuat penurunan fasilitas secara signifikan di F1.

Renault naik dari urutan ke-9 dalam kejuaraan konstruktor pada 2017, namun Bell mengatakan tim tersebut perlu membuktikan perbaikan dari yang lain sebelum Renault mendanai proyek untuk melangkah ke tingkat berikutnya.

“Tim kami dikelola dari posisi paling atas dengan cara yang sangat masuk akal,” kata Bell pada Motorsport (20/3/2018). “Saya kira salah satu cara untuk melihatnya adalah dengan mengatakan bahwa kami berada di urutan keenam dalam kejuaraan tahun lalu dan kami harus masuk ke posisi untuk mempertahankan posisi keempat dan lebih lagi di masa depan.

“Force India mampu mencapainya, jadi kami harus bisa melakukan pekerjaan yang sama dengan sumber daya yang hampir sama.

“Sudah jelas, sampai kami bisa melakukan itu dan menunjukkan kepada Renault bahwa kami mampu mencapainya, mereka tidak akan berinvestasi untuk lebih banyak orang atau sumber daya.

“Kami harus membuktikan diri setiap langkahnya. Begitu kami selesai melakukannya, kami dapat memulai diskusi tentang apa yang akan dibutuhkan untuk naik ke tiga besar, atau mengambil alih posisi Mercedes, Ferrari, Red Bull.”

Mobil baru Renault Formula 1 untuk musim 2018

Bell mengungkapkan bahwa ekspansi Renault saat ini memiliki batas yang jelas dan mengatakan “kami akan memperluas ke titik yang menurut kami masuk akal untuk secara konsisten bertarung tepat di luar tiga besar”.

Renault sangat tertarik pada F1 yang merancang cara untuk menurunkan biaya yang dibutuhkan, dengan Bell secara terbuka mendukung sistem tersebut.

Dia mengatakan bahwa setiap pembatasan kepegawaian yang diberlakukan oleh tindakan semacam itu tidak merugikan, yang berarti Renault tidak harus melakukan perubahan secara mendadak.

“Keindahan itu memberi kami waktu jika dunia Formula 1 berubah dan ada biaya tersendiri, dan tiba-tiba semuanya turun yang bisa menjadi alat pendukung,” katanya. “Mudah-mudahan kami akan mencapainya, kami coba menilai itu dengan bijak.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Ferrari

Ferrari adalah mobil mewah yang memiliki performa tinggi, di mana hanya segelintir orang yang mampu membelinya. Autos.id – Mobil Ferrari memang terlihat sangat mewah...

Komparasi

Last updated on 27 April, 2023 Kehadiran Renault Megane E-Tech menjadi pesaing langsung KIA EV6 dan Hyundai IONIQ 5. Autos.id – PT Prestige Renault...

Berita Otomotif

 Ingin mengikuti tren pasar yang semakin berkembang, Nissan siap terjun dengan membuat mobil LCGC. Autos.id РNissan dugaannya sedang mengerjakan rencana untuk membuat sebuah...

Berita Otomotif

Autos.id – Mercedes E 200 Facelift mungkin adalah pilihan bagi mereka yang mau sedan medium. Dengan cita rasa ala sedan Eropa yang tak pernah...