Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Razali, Fokus Pada Konsistensi Pembalapnya!

Dari tiga tim yang ditanganinya, dirinya selalu menekankan kepada pembalapnya untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas

Sentul, Autos.id  –  Belum lama dirinya menjabat sebagai manajer dari Tim Balap yang berlaga di Sirkuit Sentul. Berawal dari jabatannya sebagai Manajer Tim BMWCCI tahun 2015, beberapa tahun kemudian Razali dipercaya juga ditunjuk menjadi Manajer BMWCCI Motorsport, dan kini sejak tahun 2021 dipilih untuk menjadi Manajer Tim CRK Motorsport. Razali mengaku dari ketiga tim yang ditanganinya, ada 16 pembalap yang berada dibawah naungannya yang berlaga di berbagai kelas seperti OMR (One Make Race) BMW, STC (Super Touring Championship) dan ETCC (European Touring Car Championship) serta Kelas Retro Classic.

“Untuk tahun pertama menangani Tim CRK Motorsport ini saya sangat bersyukur karena salah satu pembalap sudah menjadi Juara Nasional pada tahun 2017 yaitu Bonifatius Shindu yang menjadi juara ETCC 3000 Novice. Dan pada tahun 2021 ia kini sudah naik kelas yaitu ETCC 3000 Pro,” imbuhnya.

Razali yang membawahi 16 pembalap dari 3 tim yang berbeda

Razali bersama dengan mobil balap dari BMWCCI

Dalam menyusun strategi untuk menggapai gelar Juara Nasional, Razali mempersiapkan mobilnya dari jauh-jauh hari agar tampil maksimal saat balapan, dan juga pembalapnya yang diberikan masukan-masukan tentang regulasi balapan. Dan yang terpenting pembalap yang dinaunginya harus konsisten untuk terus mengikuti balapan. Karena untuk kejuaraan nasional ini, sang juara ditentukan berdasarkan poin yang dikumpulkan dari seri pertama hingga terakhir (keenam).

Salah satu pembalap CRK Motorsport yang berlaga di ETCC 3000

Razali mengaku, dirinya memilih memimpin tim balap di ETCC ini karena animo dari pembalapnya yang sangat antusias untuk turun di balapan touring ETCC. Terlebih lagi, para pembalapnya banyak yang menggunakan mobil-mobil Eropa terutama BMW. “Saya akui juga, terbukti dari jumlah peserta ETCC yang sangat membludak jumlahnya. Mungkin karena sempat vakum tahun lalu, para pembalap ETCC ini rindu ingin turun kembali di lintasan,” tukasnya.

Bonifatius Shindu (paling kiri) yang tergabung dalam TIm CRK Motorsport

Adapun untuk mencari bibit-bibit pembalap handal di ETCC, Razali mengakui, semuanya berawal dari balapan OMR BMW yang juga diikuti oleh anggota BMWCCII di seluruh Indonesia yang tertarik untuk turun di sirkuit. Dari OMR ini, akhirnya mereka kepincut untuk tampil di ETCC yang notabene harus menggunakan mobil Eropa, sesuai dengan kendaraan yang anggota miliki. “Yang terpenting dan dan selalu ditekankan kepada seluruh pembalap untuk selalu bersikap sportivitas,” pungkas Razali yang berharap agar balapan ETCC terus bergulir guna mencari bibit-bibit pembalap handal.

 

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga

Balap

Last updated on 19 Maret, 2022 Walaupun sudah tidak berstatus Kejurnas, namun pembalap masih antusias untuk tampil dalam balapan ETCC Sentul, Autos.id – Dalam...

Balap

Tim Balap CRK Motorsport resmi mengumumkan Mr. Cuanisasi sebagai Sponsor utama ISSOM musim 2021 dan 2022. Jakarta, Autos.id  –  Founder CRK Motorsport, Chandra Kurniawan,...

Balap

Setiap debutnya di arena balap, CRK Motorsport berhasil meraih sukses Bogor, Autos.id  –  Debut CRK Motorsport yang beberapa waktu lalu sempat mengejutkan ajang Speed...

Balap

Walaupun baru terbentuk, CRK Motorsport mampu memberikan kejutan di debut perdananya. Cikarang, Autos.id  –  Sebagai sebuah tim balap yang baru terbentuk beberapa waktu yang...