Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Masalah Kecepatan Jadi Faktor Kekalahan Dovizioso di Phillip Island ?

Hanya finish di posisi ke-13, Andrea Dovizioso anggap hal tersebut karena masalah kecepatan motor Ducati.

Australia, autos.id Andrea Dovizioso mengatakan kurangnya kecepatan pada motor Ducati, bukan kesalahannya di awal, adalah hal terburuk mengenai kondisi yang menentukan sehingga berakhir di posisi ke-13 di Phillip Island.

Mengawali balapan di posisi 11, Dovizioso memburuk lebih awal saat ia melebar di Turn 1 pada awal lap kedua, sehingga jatuh ke posisi 20.

Pembalap asal Italia itu berhasil pulih ke posisi startnya dalam lap berikutnya, namun tidak mampu mengungguli Dani Pedrosa dan Scott Redding, yang keduanya berhasil finish ditempat lebih tinggi.

Itu berarti Dovizioso, yang sebelum balapan di Australia terpaut 11 poin dari Marc Marquez, kini memiliki jarak 33 poin dengan dua balapan tersisa di Sepang dan Valencia tahun ini.

“Hasil yang sangat buruk itu sudah pasti, terutama untuk kejuaraan,” keluh pembalap 31 tahun itu, seperti dikutip Motorsport.com (22/10/2017).

“Yang pasti kesalahan saya di lap kedua menciptakan situasi yang buruk. Tapi kenyataannya bukan itu. Kenyataannya adalah kami (motor Ducati) tidak cukup cepat.

Andrea Dovizioso

“Ciri dari lintasan ini adalah memiliki tikungan berbalik. Kami menyelesaikan delapan putaran sampai akhir dengan ban yang sama, tapi itu konsekuensi dari belokan yang buruk.

“Kami melakukan balapan yang benar-benar bagus tahun ini di trek dimana kami tidak cukup baik pada masa lalu, namun trek ini memiliki karakteristik tertentu dan tikungan yang sangat penting.

“Tapi bagaimanapun, kami ingin berpikir positif untuk dua balapan yang tersisa. Kami tahu berjuang untuk memenangkan gelar juara akan sangat sulit, tapi untungnya dalam olahraga ini, apapun bisa terjadi. ”

Ketika ditanya apa yang membuatnya kesulitan setelah lap kedua, Dovizioso menjawab: “Sulit untuk memastikan, didepan ada KTM (di urutan ke-9 dan ke-10), tapi semua yang ada di depan benar-benar menunjukkan kualitas sebagai pembalap, terutama Alex Rins.”

Pembalap pramac, Redding, adalah perwakilan Ducati terbaik di tempat ke-11, namun Dovizioso mengatakan bahwa ia tidak kesal karena pembalap di pabrikan yang sama mengalahkannya.

“Tidak, dia sedang melakukan balapannya,” kata Dovizioso saat ditanya apakah dia kesal pada Redding yang mengambil poin darinya. “Ini hanya tentang betapa memalukannya saya.

“Dia memiliki daya tarik motor yang lebih baik di akhir dan saya mencoba menutup celah sampai tikungan terakhir. Tapi di akhir justru Redding dan Pedrosa terlihat unggul dibanding saya.”

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Berita Otomotif

DesertX menjadi model terbaru yang dihadirkan Ducati untuk pelanggan di Indonesia. Autos.id – Ducati akhirnya resmi meluncurkan DesertX untuk pasar Indonesia, dimana harganya mulai...

Berita Otomotif

Pabrikan Ducati sukses menyabet gelar juara dunia WSBK tahun 2022 berkat aksi gemilang Alvaro Bautista. Autos.id – Dengan koleksi 553 poin, Alvaro Bautista memastikan...

Berita Otomotif

Ducati tiba-tiba menampilkan Scrambler dengan berbagai keunggulan termasuk dari bobot dan fiturnya. Autos.id – Pabrikan roda dua asal Italia, Ducati, memperkenalkan Scrambler generasi terbaru...

Daftar Harga Motor

Merek motor Ducati adalah salah satu yang dipasarkan di Tanah Air dengan genre sport. Autos.id – Ducati merupakan merek yang identik dengan motor sport,...