Connect with us

Hi, what are you looking for?

Balap

Mantan Staf Ferrari Bantu Aston Martin Untuk Proyek Formula 1

Mantan Staf Ferrari direkrut oleh Aston Martin untuk membangun proyek di Formula 1.

AS, autos.id Aston Martin telah merekrut staf berpengalaman di Formula 1 karena ingin mengevaluasi apakah akan memasuki kejuaraan tersebut sebagai pemasok mesin atau tidak.

Aston akan menjadi sponsor utama Red Bull Racing pada 2018 mendatang sebagai bagian dari hubungan yang disempurnakan.

Pabrikan mobil berbasis Inggris itu menaruh perhatian pada peraturan mesin F1 2021, namun Presiden sekaligus CEO Aston Martin (Andy Palmer) mengatakan bahwa biaya operasional harus tetap terkendali agar proyek dapat berjalan dengan baik.

Pimpinan tim Red Bull, Christian Horner, mengatakan timnya “benar-benar terbuka” untuk berjalan dengan mesin Aston Martin jika ingin mencoba proyek tersebut.

“Saya yakin kita memiliki kemampuan teknis,” kata Palmer kepada Motorsport.com (16/10/2017).

“Beberapa orang yang baru saja saya rekrut, termasuk dari Ferrari, artinya kita bisa terus mengembangkan mesin untuk Formula 1.

 

Aston Martin Red Bull Racing

“Pertanyaannya adalah apakah biaya yang harus dikeluarkan akan terjangkau oleh perusahaan seperti Aston. Itu adalah perbedaan besar antara perusahaan kecil seperti Aston dan perusahaan besar seperti Renault atau Mercedes Benz.

“Orang-orang yang telah saya rekrut memiliki asosiasi dengan tim F1 di masa lalu dan juga balapan jalanan, atau bahkan sangat handal mengenai dunia otomotif. Jadi sekarang saya memiliki berbagai kemampuan teknis yang menarik.”

Aston memiliki pengalaman bermitra dengan merek lain yang tertarik membangun mesin F1 secara independen, seperti sebelumnya bekerjasama dengan Cosworth dan Ricardo.

Palmer juga mengatakan kedua opsi terbuka mengenai apakah Aston akan menghasilkan mesin F1 sendiri atau dengan perusahaan mitra lainnya.

“Ini tergantung kesepakatan akhir, musim ini masih ada beberapa balapan dan setelah itu, sebelum masuk ke musim baru, Aston akan memutuskan pilihannya,” Palmer menjelaskan.

“Ini demi kepentingan kerjasama dan tujuan yang sama, yang jelas bisa sama-sama menguntungkan.”

Badan pengatur Formula 1, pemegang saham FIA dan pemegang hak komersial Formula One Management dijadwalkan bertemu pada akhir pekan lalu untuk membicarakan berbagai proposal yang diajukan oleh pemasok mesin prospektif saat ini.

Hal ini menjelang pertemuan “Kelompok Strategi” berikutnya, di mana subjek akan didiskusikan dan akan berlangsung pada tanggal 7 November mendatang.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Berita Otomotif

Bukan hanya memproduksi mobil, Aston Martin pamer karya terbaru yaitu hyperbike AMB 001 Pro. Autos.id – Di acara otomotif internasional EICMA 2022 di Milan,...

Ferrari

Ferrari telah menarik 23.555 kendaraan dari model tahun 2005 hingga 2022. Hampir di semua lini mobil Ferrari, terpengaruh oleh penarikan massal tersebut tersebut, bahkan...

Berita Otomotif

Beberapa kendaraan yang digunakan dalam pembuatan film James Bond terbaru, No Time to Die, akan dilelang pada bulan September ini. Autos.id  –  Mobil-mobil tersebut...

Ferrari

Rencananya, mobil listrik pertama yang akan mereka hadirkan dan diproduksi akan hadir pada tahun 2025 mendatang. Autos.id  –  Salah satu pabrikan otomotif besar asal...