Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tips

Kerasnya Berkendara Di Jalan Raya, Seperti Istilah “Bertahan Atau Dimakan”!

Last updated on 13 Desember, 2022

Harap selalu waspada saat berkendara di jalan raya

Jakarta, Autos.id  –  ‘Eling Lan Waspada’ atau selalu waspada, ungkapan sekaligus falsafah yang dipegang masyarakat Jawa ternyata bisa diterapkan dalam berkendara aman alias safety riding. Secara ringkas ungkapan tersebut diartikan agar orang untuk selalu hati-hati dan bersikap waspada. Diibaratkan, jalan raya tidak ubahnya hutan atau sungai yang kaya keanekaragaman mahluk hidup dan terkenal dengan istilah ‘bertahan atau dimakan’.

Begitu juga dengan jalan raya, bahkan lebih kompleks, tidak hanya diisi oleh baragam jenis kendaraan, sifat dan karakter pengendara semakin membuat jalan raya sebagai tempat yang penuh potensi kecelakaan.

Itulah sebabnya, pentingnya pemahaman keamanan berkendara wajib tumbuh awal dalam diri pribadi pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang lebih dari 50 persen dominasi kepadatan jalan raya. “Hati- hati dan selalu waspada, adalah hal utama yang harus dimiliki pengguna jalan raya khsususnya pengendara motor. Kecelakan tidak hanya potensial dari kondisi jalanan, tidak jarang angka kecelakaan lebih banyak disumbang dari faktor kelalaian pengendara itu sendiri,” papar Head of Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani.

Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku pemegang wilayah distribusi penjualan dan layanan after sales Honda juga miliki semangat dan perhatian khusus untuk penyebaran paham dan sadar safety riding. Penyebarluasan pengetahuan teori hingga praktek yang diberikan juga menitik beratkan kepada pribadi setiap orang.

Seperti yang diungkap salah satu instruktur senior Safety Riding Promotion, Siswanto yang segera memasuki masa menikmati pensiun. “Jangan menggantungkan keselamatan diri dijalan pada pengendara lain, peraturan atau keadaan sarana jalan. Awali setiap memutar kunci starter motor anda dengan rasa hati-hati, waspada, dan ingat untuk lebih mementingkan keselamatan diri,” tukas pria berusia 56 tahun ini.

Persiapkan diri, mulai dari perlengkapan berkendara dan kondisi motor yang fit. Memasuki jalan raya khususnya dengan ‘rasa’ khas ibukota yang padat, fungsikan maksimal ‘radar’ 360 derajat dalam diri anda. Jaga kesantunan dan kepatuhan norma berkendara, Selalu mengawasi dan mengontrol seluruh prilaku dan karakter pengguna jalan raya yang dekat dengan diri anda. Kewaspadaan ini diperlukan untuk gerakan antisipasi reflek dengan kejadian dikondisi jalan.

Pastikan penggunaan keselamatan berkendara internal motor seperti kaca spion, penggunaan lampu sinyal, dan alat komunikasi antar pengendara melalui klakson. Layaknya tim basket yang tengah dikunci lawan, gunakan mode defensive untuk mengukur dan ikuti irama permainan lawan.

“Seni bola basket defensive bukanlah hal baru. Dikembangkan awal pada edukasi pengemudi roda empat, namun tidak ada salahnya menerapkan mode bertahan ini pada pengendara motor,” tutup Agus.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Tips

Wahana Honda memberikan tips agar motor dapat dijual dengan harga tinggi Jakarta, Autos.id –  Asean Automotive Federation yang beranggotakan enam negara Asean (Indonesia, Malaysia,...

Tips

Last updated on 10 Januari, 2023 Liburan Natal dan tahun baru 2022 telah usai, mari manjakan lagi sepeda motor yang ‘lelah’ usai temani perjalanan...

Tips

Busi adalah suatu suku cadang kecil yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektrode pada ruang bakar. Jakarta, Autos.id  –  Busi dipasang untuk...

Tips

Last updated on 19 Desember, 2022 Kaliper rem merupakan salah satu komponen yang penting pada sepeda motor.  Komponen ini berfungsi sebagai mekanis atau penggerak...