Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tips

Tips Mendongkrak Mobil dengan Aman dan Pasti

Terlihat mudah dalam penggunaannya, namun tetap waspada saat mendongkrak mobil

Jakarta, Autos.id  –  Ada hal yang perlu ditekankan saat melakukan dongkrak kendaraan agar tidak berakibat fatal ketika melakukannya. Hal ini jangan dianggap mudah untuk menghindari kondisi kendaraan meluncur saat didongkrak karena salah posisi dongkrak saat kendaraan di angkat. Agar tidak salah saat mendongkrak mobil terutama di keadaan darurat seperti kondisi harus mengganti ban saat berada dalam perjalanan, berikut tips sederhana yang dapat dilakukan.

“Pertama yang harus dilakukan adalah memarkir kendaraan pada area yang datar dan keras. Kemudian posisikan dongkrak mobil pada titik dongkrak yang telah ditentukan seperti dijabarkan di dalam manual book,” tutur Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak.

Konstruksi sasis mobil umumnya menggunakan tipe monocoque, seperti mobil Peugeot dimana pabrikan mobil ini sudah menentukan 4 titik sebagai tumpuan dongkrak yang aman pada sasis. Selain itu di mobil pabrikan asal Prancis, biasanya terdapat stiker larangan area komponen yang tidak disarankan sebagai titik tumpu ketika mendongkrak. Seperti contoh di area rumah as gardan belakang.

Untuk mobil yang memiliki titik tumpu pada rocker panel bodi, biasanya terletak pada bagian samping di bawah side skirt. Titik tumpu ini juga diberikan sebuah tanda khusus guna mudah ditemukan. Mengenai posisi pastinya, apabila ingin mendongkrak roda bagian depan, biasanya letak titik tumpunya terletak di belakang ban depan. Sebaliknya untuk ban belakang, letak titik tumpu ini biasanya terletak pada depan ban belakang.

Jenis mobil yang menggunakan titik tumpu rocker panel bodi biasanya ada di tipe sedan, city car, hatchback, low MPV, dan low SUV. Lalu untuk titik tumpu mobil-mobil SUV, khususnya SUV dengan sasis ladder frame. “Makanya saat dongkrak bagian depan disarankan andalkan tulang sasis paling kuat atau gardan roda sebagai titik tumpunya. Sementara untuk roda belakang disarankan menggunakan axle roda belakang sebagai titik tumpunya,” tambah Rafi’i.

Menentukan titik tumpu pada bagian ini memang jauh lebih sulit dibandingkan pada rocker panel bodi. Oleh karena itu, pemilik mobil harus lebih hati-hati dan lebih cermat dalam menentukan titik tumpu. Dan jika titik tumpu sudah ditentukan, ban yang tidak terangkat mesti diganjal agar mobil tidak bergerak.

Pastikan, mobil dalam posisi terdongkrak jangan terlalu lama. Dikhawatirkan kekuatan dongkrak tidak memadai apabila digunakan terlalu lama untuk menahan atau menggantung mobil.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga