Modifikasi

Mercedes Benz W460 1987, Restorasi Ulang Untuk Menghasilkan Mobil Idaman

Berkat tangan dingin H2O Bodywork, Mercedes W460 tahun 1987 kini tampil lebih mewah.

Bandung, Autos.id   Mercedes-Benz G-Class atau juga dikenal dengan sebutan ‘Gelandewagen’ merupakan model mobil luxury SUV yang dibangun Magna Steyr yang berbasis di Austria, dan dipasarkan oleh Mercedes-Benz. G-Class memiliki tiga varian berbeda, yaitu W460 (280GE), W461 (G Pro Diesel) dan W463 (G300).

Dalam sejarahnya, mobil ini diproduksi sebagai kendaraan militer. Namun sejak 1979, G-Wagen juga diproduksi untuk masyarakat umum dan langsung menjadi favorit para pecinta otomotif khususnya tipe SUV. Kebanyakan dari para penggemarnya menyukai tipe ini karena penampilan gaya retro box-nya, konstruksi body on frame serta stabilitas dan traksi yang dimiliki.

Hingga saat ini, tampaknya kian banyak pecinta otomotif di Indonesia yang menggemari dan mencari Mercedes G-Class, terutama keluaran model awal. Meskipun mobil dalam kondisi yang kurang baik, namun jika seseorang sudah menggemari pasti akan membelinya.

Salah satunya adalah Alvin yang berasal dari Bandung, yang baru saja membeli sebuah Mercedes-Benz G-Class 280GE W460 long wheel base (SWB) keluaran tahun 1987.

Walaupun masih terlihat bagus, namun belum memuaskan hati Alvin, karena mobil yang termasuk lawas ini ingin dihadirkannya sebagai mobil G Class terbaru. Karena itu, Alvin meminta bantuan Yosef Bee, penggawa rumah modifikasi H2O Bodywork untuk melakukan restorasi ulang terhadap tunggangannya tersebut.

Yosef pun langsung memahami hasrat dari kliennya tersebut. Tanpa pikir panjang lagi, dirinya langsung mengajukan konsep City Slicker pada kuda besi tersebut.

Untuk itu, Yosef langsung melakukan pembenahan dengan membongkar semua bagian mobil. Pertama, mengubah bagian eksterior, yang merancang seluruh bagian bodi dengan bahan fiber. “Saya mendesain ubahan eksterior, minimalis tetapi sesuai dengan desain G Class dengan bodi kit add on dengan tampilan Mercedes Benz G55,” imbuh Yosef saat ditemui di kota Bandung beberapa waktu lalu.

Selain itu, front grille, Carbon Headlamp cover, over fender model G55, Carbon fender extention G55 footstep, carbon roof light housing juga turut dibenamkan di bagian eksterior. Menurut Yosef, saat mempermak sektor eksterior dan interior ini yang menjadi kesulitannya, karena detailing yang dikerjakannya benar-benar harus teliti agar mendapatkan konsep yang diinginkan City Slicker.

Pengerjaan berlanjut ke sektor dapur pacu, mesin standar 280GE dicopot dan dilakukan swap engine dengan mesin 1kzte 3000cc yang merupakan mesin standar dari Toyota Prado. Begitu juga dengan sistem transmisinya sudah beralih  dari manual ke automatic, sehingga penggunanya. Dan untuk memaksimalkan kinerja dapur pacu, sistem pembuangan gas turut diganti dengan full exhaust custom berbahan stainless steel.

Masuk ke dalam kabin, aura elegan dan mewah terasa kental terasa, ini diwujudkan dengan mengubah seluruh pelapis interiornya dengan bahan gelap dari MBtech. Makin ketara berkat pola jahitan berlian melingkupi seluruh bagian kabin.

Tak berhenti sampai di situ, Yosef turut membenamkan barisan swarovski di beberapa area, seperti sekitaran ventilasi AC, tepian panel instrumen hingga tuas transmisi. Perhiasan itu juga terlihat di kemudi, dengan corak yang membentuk tanda panah.

Area kabin juga mendapat penambahan komponen. H2O Bodyworks VDO universal speedometer 10 inci, digital thermostat gauge dan diesel RPM gauge. Fungsinya tentu saja untuk memberitahu informasi seputar kendaraan, baik kecepatan maupun putaran mesin.

Sektor hiburan didukung banyak perangkat, head Unit Asuka Android 10 inci, mampu menampilkan gambar dari kamera 360 dipasangkan. Kenyamanan penumpang di belakang juga dioptimalkan, berkat monitor Sansui 9 inci di buritan sandaran kepala jok baris pertama.

Guna memanjakan telinga, sistem audio yang telah di-setting sebaik mungkin, dengan dibenamkan Speaker split, subwoofer active dan coax speaker JBL yang dipercaya untuk mengeluarkan suara berkualitas. Ini masih ditunjang amplifier 4 channel Vox.

Area kabin juga mendapat penambahan komponen. H2O Bodyworks VDO universal speedometer 10 cm, digital thermostat gauge dan diesel RPM gauge. Fungsinya tentu saja untuk memberitahu informasi seputar kendaraan, baik kecepatan maupun putaran mesin.

“Waktu pengerjaan secara bertaham memakan waktu sekitar 8 bulan, karena selain pengerjaannya cukup teliti, kami juga harus menunggu beberapa barang yang di impor dari luar negeri. Secara keseluruhan Alvin puas dan sering mendapat penghargaan di beberapa ajang kontes modifikasi di Bandung,” pungkas Yosef.

Spesifikasi 

Mobil:  Mercedes Benz GE 280 W460 Tahun 1987.

Pemilik: Alvin.

Eksterior: custom body kit add on, Facelift Mercedes Benz G55, Front grille Mercedes Benz G55, Mercedes Benz G55 Carbon Headlamp cover, Mercedes G55 over fender, Carbon fender extention, Mercedes Benz G55 footstep, carbon roof light housing.

Interior:  Retrim all interior by MB Tech, Digital termostat panel, Diesel RPM Gauge, VDO Universal speedometer 10”, Mercedes Benz Sill plate, Swarovzky panel.

Audio: Asuka Android Headunit 10”, Sansui headrest monitor 9” (2), JBL speaker split, JBL subwoofer active, JBL coaxial speaker, VOX power 4channel amplifier, camera 360.

Mesin:  swap engine 1kzte 3000cc, auto transmission, custom exhaust system.

Kaki-kaki: Billstein shockbreaker, AMG wheel R20, Accelera MT 275/55/20, Valen damper spring.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top