Mobil

Toyota dan Daihatsu Menjadi Primadona Penjualan Mobil Bekas

Selama pandemi ini, memaksa konsumen untuk melakukan sesuatunya melalui online, termasuk melihat-lihat mobil bekas

Jakarta, Autos.id  –  Bisnis mobil bekas di era pandemi ini boleh dibilang menjadi booming, mengingat transportasi pribadi menjadi pilihan utama bagi masyarakat dibandingkan menggunakan transportasi umum. Hal ini tentunya untuk menyikapi peraturan protocol kesehatan untuk selalu menjaga jarak.

“Halomoan Fischer, COO mobil88 mengungkapkan,pada saat covid pandemi ini dimana orang menghindari bertemu dengan orang lain, mobil pribadi menjadi lebih aman.

“Namun, tentunya tidak semua juga orang beralih ke mobil pribadi. Karena bila dilihat di kota Jakarta, transportasi juga semakin berkembang pesat seperti adanya MRT, TransJakarta dan juga E-Commuter, yang bisa juga dijadikan solusi oleh mereka,” jelasnya saat diskusi bersama media melalui virtual di Jakarta, baru-baru ini.

 

Terlebih lagi konsumen yang ingin membeli mobil bekas, enggan untuk datang langsung ke showroom-showroom mobil bekas. Mereka lebih senang melihat-lihat kondisi mobil secara online. Karena itu, Mobil88 telah melakukan survey, sebanyak 80 persen pembeli mobil bekas memulai pencariannya di internet, browsing googling untuk melihat kondisi mobil.

Mobil Astra yang banyak terjual di mobil88

“Setelah melihat kondisi mobil secara online, barulah konsumen ingin melihat secara fisik kondisi mobil dan melakukan transaksi. Dari survey 80 persen pencarian mobil tersebut, konsumen tetapi memilih transaksi secara langsung atau bayar ditempat. Mungkin selama pandemi ini, yang melakukan transaksi secara online hanya 20%,” ungkap Halomoan.

Dari sebanyak 9000-an unit mobil yang terjual di Mobil88, lebih dari 50% kendaraan Low MPV dan LCGC yang masih banyak diminati konsumen. Dari ribuan unit yang terjual ini, dua produk Astra International yang merupakan induk perusahaan mobil88 masih yang terlaris yaitu Toyota dan Daihatsu. Meskipun ada produk non astra lainnya yang laku terjual, namun tidak sebanyak produk Astra tersebut.

“Penjualan merek Astra juga masih dominan di mobil88 dibandingkan dengan produk non Astra, mungkin kalau boleh dibilang persentase nya antara 65-70% untuk produk astra dan 35-30% untuk mobil non Astra,” imbuhnya.

Menyikapi persaingan dengan showroom-showroom mobil bekas yang semakin menjamur, khususnya di kota Jakarta, Halomoan tak menampik hal ini. Namun bagi mobil88 sendiri bukanlah sebagai ancaman serius. “Mungkin hanya dapat dihitung dengan jari sebelah tangan untuk perusahaan yang khusus bermain di pasar mobil bekas, seperti mobil88 yang berada dibawah naungan Astra International,“ tukasnya.

Toyota dan Daihatsu laris manis di mobil88

Selain itu juga, lanjut Halomoan, setiap karyawan yang direkrut Mobil88 sudah melalui SOP (Standar Operasional Prosedur) yang baku yang dikeluarkan oleh Astra International. “Bahkan setiap periodic, mobil88 melakukan refreshment untuk seluruh karyawan. Harapannya, agar customer dalam berinteraksi dengan mobil88 di cabang manapun mendapatkan pelayanan yang standar dan sama,” pungkas Halomoan.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top