Berita Otomotif

Toyota Serahkan Hilux untuk Konservasi Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede Pangrango

Toyota menyerahkan satu unit Toyota Hilux untuk konservasi Gunung Gede Pangrango atas bagian dari kerjasama dengan Conservation International (CI) Indonesia.

Bogor, Autos.id – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) penyerahan satu unit Toyota Hilux untuk keberlanjutan pendidikan lingkungan di Jawa Barat dan konservasi sumber daya hayati.

Penyerahan ini dilaksanakan atas kemitraan Conservation International (CI) Indonesia dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak tahun 2003. Kemitraan ini sendiri merupakan kemitraan global antara Toyota dan CI di beberapa negara.

“Kami harap kemitraan ini dapat memperkuat kesadaran banyak orang akan peran ekosistem Taman Nasional Gunung Gede Pangrango untuk menjaga stok dan sistem air di wilayah hilir termasuk Jakarta”

Toyota Hilux tersebut akan digunakan CI sebagai alat operasional pendukung inisiatif mobile education unit. Kendaraan ini merupakan bagian dari kegiatan pendidikan lingkungan dan konservasi sumberdaya hayati yang menjangkau sekolah-sekolah. Selain itu juga untuk kegiatan restorasi hutan di kawasan penyangga taman nasional di Jawa Barat.

Gunung Gede Pangrango

“Toyota berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat yang harmonis dengan alam. Kami juga membangun hubungan kerjasama erat dengan organisasi yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan yang bermitra dengan International Union for Conservation of Nature (IUCN) yang memiliki misi utama untuk melestarikan keanekaragaman hayati,” ungkap Yoshiaki Ishimoto sebagai perwakilan Toyota Global melalui keterangan tertulisnya yang diterima Autos.id

Kegiatan penyerahan mobil tersebut berlokasi di SD Manggishilir Bodogol, salah satu Sekolah Dasar binaan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) di Jawa Barat. “Kami harap kemitraan ini dapat memperkuat kesadaran banyak orang akan peran ekosistem Taman Nasional Gunung Gede Pangrango untuk menjaga stok dan sistem air di wilayah hilir termasuk Jakarta,” ujar Ketut Sarjana Putra, Vice President CI Indonesia.

Sementara itu, Wahyu Rudianto, Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyampaikan kalau pendidikan menjadi kunci penting bagi kesuksesan konservasi karena mendorong perubahan perilaku masyarakat. Sejak Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB) berjalan hingga saat ini selama 20 tahun, lebih dari 70.000 orang telah mendapat pendidikan lingkungan.

Gunung Gede Pangrango

“Telah banyak bukti nyata manfaat pendidikan bagi konservasi, antara lain masyarakat yang dulu menjadi penggarap di dalam kawasan, saat ini justru menjadi kelompok Masyarakat Mitra Polisi (MMP) Kehutanan dan sebagian dididik untuk menjadi interpreter,” katanya.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top