Connect with us

Hi, what are you looking for?

Mobil

Ternyata Bobot Mobil Yang Semakin Berat Menjadi Masalah Baru Di Dunia Otomotif, Ini Faktanya

Ternyata Bobot Mobil Yang Semakin Berat Menjadi Masalah Baru Di Dunia Otomotif, Ini Faktanya

Beberapa faktor yang membuat bobot mobil modern semakin berat ternyata justru menimbulkan masalah yang mungkin berpengaruh pada ketertarikan orang-orang pada mobil masa kini.

Autos.id – Dalam beberapa tahun terakhir, revolusi teknologi otomotif dunia sudah mulai mengarah ke model mobil elektrifikasi dengan penggunaan baterai yang besar. Selain itu, jenis mobil SUV juga menjadi model yang semakin digemari konsumen di seluruh dunia. Namun, trend seperti ini justru menimbulkan sebuah masalah baru di industri otomtif dunia.

Mobil listrik yang membutuhkan kapasitas baterai yang berat serta model SUV yang juga menggunakan body yang besar berpengaruh terhadap bobot mobil yang semakin berat yang justru menimbulkan masalah baru.

Ternyata Bobot Mobil Yang Semakin Berat Menjadi Masalah Baru Di Dunia Otomotif, Ini Faktanya

Masalah Bobot Mobil Yang Semakin Berat

Dilansir dari Motor1, sebuah studi terbaru dilakukan oleh JATO Dynamics memperlihatkan revolusi bobot mobil selama 20 tahun terakhir. Dari data tersebut menunjukan bahwa selama rentang 20 tahun terakhir, bobot mobil terus bertambah hingga 21% sejak penelitian pertama di tahun 2001 silam.

Di tahun 2022, bobot mobil rata-rata yang di jual di Eropa mencapai 1.328 kg, yang artinya di tahun 2022 ini sudah mengalami kenaikan hingga 1.600 kg untuk rata-rata mobil terbarunya. Di Amerika Serikat dengan banyaknya mobil berukuran besar juga mengalami kenaikan bobot yang signifikan. Di tahun 2001, rata-rata bobot mobil di Amerika Serikat berada di angka 1.731 kg, dan ditahun 2022 meningkat hingga mendekati 2.000 kg atau lebih tepatnya di 1.908 kg.

Ternyata Bobot Mobil Yang Semakin Berat Menjadi Masalah Baru Di Dunia Otomotif, Ini Faktanya

Beberapa faktor yang membuat mobil-mobil keluaran terbaru semakin lama menjadi semakin berat. Salah satunya adalah penggunaan baterai pada mobil-mobil elektrifikasi seperti Hybrid, PHEV, hingga EV murni yang memakan tempat di bawah kolong mobil. Selain baterai, masalah lainnya yang membuat mobil modern memiliki bobot yang berat adalah dari penambahan fitur safety yang juga mempengaruhi bobot mobil secara keseluruhan.

Terlebih sistemkeselamatan pada suatu mobil membutuhkan komponen berukuran besar dan praktis mempengaruhi bobot mobil yang lebih berat. Tidak ketinggalan, mayoritas mobil yang populer di pasaran merupakan jenis SUV yang juga memiliki bentuk body yang besar sehingga mempengaruhi bobot mobil yang juga bertambah karena mobil yang juga lebih tinggi.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

error: Content is protected !!