Berita Otomotif

Tahun 2021, Suzuki Targetkan Penjualan Sebesar 66 Ribu Unit

Meskipun penjualan otomotif tahun 2020 mengalami penurunan, namun penjualan Suzuki terus meningkat

Jakarta, Autos.id  –  Tahun 2020 Suzuki Indonesia telah genap 50 tahun berkontribusi untuk industri otomotif nasional. Meski di tahun 2020 industri otomotif mengalami penurunan performa akibat pandemi Covid-19, Namun Suzuki berhasil mencatat peningkatan pangsa pasar sebesar 2,7% atau dengan mencatat penjualan wholesales sebanyak 66.130 unit.

Dengan peningkatan pangsa pasar 2,75, secara total pangsa pasar Suzuki selama tahun 2020 sebesar 12,4%.

Untuk wholesales penjualan sebanyak 66.130 unit, sedangkan untuk retail sales, penjualan menembus angka 72.389 unit sehingga mampu meningkatkan pangsa pasar sebesar 2,66% menjadi 12,5%. Meskipun di tahun 2020 performa industri otomotif melandai 46,6% karena terdampak pandemi Covid-19, Suzuki berhasil mempertahankan posisi sebagai APM yang dipercaya dan dipilih konsumen.

Suzuki-All-New-Ertiga

Kontribusi terbesar penjualan Suzuki di tahun 2020 didominasi produk yang dirakit secara lokal dan mencapai hingga 91% dari total penjualan nasional Suzuki. Kontributor terbesar yaitu NewCarry Pick Up dengan total wholesales sebanyak 37.109 unitdan retail sales sebanyak 40.697 unit. Angka ini berhasil membawa New Carry Pick Up menguasai 59,5% pangsa pasar wholesalesLow Pick Up dan 61% pangsa pasar retail sales Low Pick Up.

Ekspor Suzuki Tertinggi di Tengah Penurunan Ekspor Otomotif Nasional

Di tengah penurunan ekspor otomotif sepanjang 2020, kegiatan ekspor mobil dan sepeda motor Suzuki tetap berjalan optimal. Tahun lalu Suzuki berhasil mengapalkan 45.188 unit mobil ke 51 negara tujuan di Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, Oseania, dan Afrika. Pencapaian ekspor kendaraan roda empat ini terdiri dari 37.400 unitcompletely built-up (CBU) dan 7.788 unit completely knock-down (CKD).

Kontribusi terbesar ekspor mobil didominasi oleh All New Ertiga sebesar 43,3%, diikuti oleh XL7 sebesar 31%, dan New Carry 18,4%. Pencapaian ini membuat Suzuki menjadi merk dengan penurunan kinerja ekspor mobil paling minim di industri otomotif.

Untuk sepeda motor, Suzuki juga telah mengeksportotal 127.434 unit sepeda motor ke 35 negara tujuan yang tersebar di Asia, Eropa, Timur Tengah, Oseania, dan Amerika Latin. Kontribusi terbesar ekspor sepeda motor Suzuki didominasi oleh Satria F150 sebesar 49,7%, kemudian diikuti oleh NEX II sebesar 12%, dan Address FI sebesar 11,3%.

Selain mengekspor mobil dan sepeda motor, Suzuki Indonesia juga melakukan kegiatan ekspor suku cadang ke berbagai negara di dunia. Persentase ekspor suku cadang Suzuki sepanjang 2020 dikontribusi oleh ekspor suku cadang mobil sebesar 64,9% dan ekspor suku cadang sepeda motor sebesar 35,1%.

Adapun rencana untuk 2021 ini, Suzuki menargetkan bisa mencapai 13% pangsa pasar mobil di pasar otomotif nasional. Untuk pasar ekspor, target pengapalan mobil Suzuki selama 2021 adalah sebanyak 66.500 unit baik untuk CKD maupun CBU. Selain itu, jumlah negara tujuan ekspor pun diupayakan akan ditambah.

Suzuki-GSX-R150

Untuk lini bisnis lainnya, seperti sepeda motor, suku cadang, dan purnajual, Suzuki akan terus meluncurkan produk-produk dan layanan baru untuk menstimulus pasar. Jaringan layanan penjualan dan purnajual akan ditingkatkan, kualitas SDM akan dioptimalkan, dan program-program penjualan pun semakin beragam dan menguntungkan konsumen. Penggunaan platform digital juga akan semakin ditingkatkan sebagai salah satu upaya Suzuki memberikan kemudahan dan memperluas akses konsumen.

Suzuki juga akan terus menerapkan Suzuki Hygiene Commitment melalui penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan), melakukan penyemprotan disinfektan, serta protokol kesehatan lainnya di setiap unit kerjanya mulai dari pabrik, kantor, hingga outlet resmi Suzuki di seluruh Indonesia. Semua upaya tersebut merupakan tanggung jawab Suzuki dalam memastikan kepuasan konsumen serta komitmen Suzuki untuk terus berkontribusi secara aktif dan positif untuk Indonesia.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari semua pihak selama tahun 2020 lalu sehingga kami dapat mempertahankan performa meski industri otomotif mengalami kontraksi. Peningkatan pangsa pasar mobil Suzuki tahun lalu juga menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan Suzuki yang tinggi. Kami akan terus menghadirkan produk-produk berkualitas dan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ujar Dony Saputra, 4w Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales di Jakarta, hari ini (Kamis, 4/3).

Suzuki-Marine-4-tak

Motor Tempel 2-Tak Jadi Primadona Konsumen Suzuki Marine

Selain fokus pada produksi dan penjualan mobil dan sepeda motor, di tahun 2020 Suzuki juga terus mengoptimalkan potensi lini bisnis Suzuki Marine yang memasarkan motor tempel untuk perahu atau outboard motor (OBM). Di tahun 2020, motor tempel 2-tak Suzuki Marine menjadi primadona konsumen dengan kontribusi sebesar 72,8% dari total penjualan OBM Suzuki dan tumbuh 5,4% jika dibandingkan dengan penjualan tahun 2019. Model berikutnya yang juga laku keras di pasaran karena kualitasnya adalah mesin tempel 4-tak yang berkontribusi sebesar 27,2%.

Layanan Purnajual dan Suku Cadang Suzuki Semakin Dipercaya Konsumen

Di samping menghadirkan produk berkualitas dan value for money, Suzuki terus berupaya memberikan layanan purnajual yang maksimal bagi konsumen. Sepanjang 2020, Suzuki mencatatkan layanan purnajual mobil sebanyak 915.776 unit intake di 238 bengkel resmi, dan layanan purnajual sepeda motor sebanyak390.379unit intake di 249 bengkel resmi di seluruh Indonesia.

Tingginya angka unit intake di tahun 2020 menunjukkan bahwa layanan purnajual Suzuki semakin dipercaya dan tetap menjadi pilihan konsumen. Pencapaian tersebut tidak lepas dari hadirnya beragam program servis menarik untuk konsumen serta layanan yang memudahkan seperti online booking melalui website, Home Service, dan 24-hour Suzuki Emergency Roadside Assistance.

Suzuki-Spare-Parts

Sedangkan untuk suku cadang resmi Suzuki yang terdiri dari Suzuki Genuine Parts (SGP), Suzuki Genuine Oil (SGO), dan Suzuki Genuine Accessories (SGA), penjualan suku cadang mobil berkontribusi paling tinggi, yaitu sebesar 65,7%. Disusul berikutnya oleh suku cadang sepeda motor yang berkontribusi sebanyak 33%.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top