Berita Otomotif

Parjo 2019, Mengangkat Potensi Industri Kreatif Indonesia

Parjo Ke-8 ini berganti tagline yang bertujuan mengangkat potensi industri otomotif kreatif Indonesia

Jakarta, Autos.id – Sebagai promotor event, Kawan Parjo kembali akan menyelenggarakan acara, Bukalapak Parjo 2019 yang memasuki tahun penyelenggaraan ke-8 di Jakarta. Event ini akan dilaksanakan di Museum Purna Bhakti Pertiwi – TMII pada Sabtu dan Minggu, 6 – 7 Juli 2019.

Bukalapak Parjo 2019 mengusung semangat berkreatifitas dalam visi besar Parjo yaitu “INDONESIA CREATIVE MOVEMENT” yang memiliki makna bahwa event ini mengangkat potensi pergerakan industri kreatif di Indonesia mulai dari automotive culture, sneakers, clothing, artworker, barber, dan sebagainya.

PARJO (Pasar Jongkok Otomotif) sendiri adalah sebuah pameran tahunan dengan konsep menggabungkan unsur otomotif, life style, hobbys, komunitas dan hiburan.

PROGRAM-PROGRAM

Bukalapak Parjo 2019 menghadirkan program-program yaitu: Market Place, Kastem Pick Award, Kastem Bike Test Ride, Part Accesories, Talk and Share, Sunmori, After Market, Cars & Motorcycle Exhibition, Scooter Meet Up, Community Gathering, Art Worker Show & Gatehring, Community Parade, Local Sneakers & Clothing, Classic & Retro Car Meet Up, Modif Contest, Camping Ground, Barbers & Builder, Graffity & Tattoo, Smiling Riding, Classic Bike, Airbrush Competition.

Parjo 2018 Bukan Cuma Otomotif Tapi Juga Gaet Orang-Orang Seni

Selain Bukalapak.com yang menjadi sponsor utama (tittling), Parjo 2019 juga didukung oleh sponsor lainnya yaitu: PROMAN, Kopiko 780, Kawasaki, JPHelmet, Consina, ENI OIL, Street ART Custom, Lekker Hotdog, Aitech Indonesia dan ARTIC Premium.

Parjo 2019 diikuti oleh total 200 peserta, yang terdiri dari para tenant, sponsor, pelapak, garage, komunitas, food n baverage. Bukalapak Parjo 2019 menargetkan transaksi sebesar Rp. 7,5 Milyar. Dan jumlah pengunjuga juga menargetkan sebanyak 35 orang.

Agus Gusno selaku CEO Parjo 2019 mengaku terget transaksi yang dipatoknya memang lebih besar dibanding tahun lalu, mengingt target jumlah pengunjung juga lebih besar dari tahun sebelumnya. “Parjo 2018 lalu, jumlah pengunjung Parjo mencapai 28 ribu orang dan transaksi mencapai Rp 5 miliar,” paparnya.

BERGANTI TAGLINE

“Awalnya Parjo mempunyai tagline Pasar Jongkok, tetap sejak tahun 2015 tagline kami rubah sejak berganti spnsor baru yaitu Bukalapak. Kami jamin, Parjo 2019 akan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena semakin banyak tenant dan juga sponsor yang ambil bagian di acara tahunan ini,” tukas Gusno.

Sedangkan Bukalapak sendiri, sebagai sponsor utama PARJO 2019, turut antusias untuk kembali berpartisipasi di acara PARJO tahun ini. Ari K. Wibowo, Associate Vice President of Brand Bukalapak dalam sambutannya mengatakan, “Kehadiran Bukalapak  di tahun keempat ini sebagai bentuk dukungan pada generasi muda khususnya para penggiat industri kreatif di Indonesia,” paparnya.

“Bukalapak ingin menjadi wadah inspirasi dan edukasi untuk membantu mengarahkan potensi industri ini ke arah yang semakin baik. Harapannya Bukalapak dapat terus mendukung kemajuan dengan memberikan kemudahan akses bagi para komunitas industri kreatif untuk memenuhi setiap kebutuhan mereka,” pungkas Ari.

Selama pameran dua hari, Parjo akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB dengan harga tiket masuk yaitu:

 Rp.35.000 melalui penjualan online di Bukalapak.com

 Rp.50.000 untuk pembelian langsung pada saat acara (offline)

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top