Berita Otomotif

Januari-Februari 2019, Transaksi Adira Finance Tumbuh 12 Persen

Baru mengawali dua bulan pertama di tahun 2019, Adira Finance berhasil membukukan transaksi pembiayaan otomotif sebesar Rp6,7 Triliun atau tumbuh 12 persen di periode yang sama dibanding tahun lalu.

Jakarta, Autos.id  –  Presiden Direktur Adira Finance Hafid Hadeli menjelaskan, pertumbuhan tersebut disumbang dari pembiayaan mobil baru yang naik 27 persen menjadi Rp 10 triliun serta kendaraan komersial baru yang meningkat 43 persen menjadi Rp 5,6 triliun. “Sementara pembiayaan kendaraan penumpang baru tumbuh sebesar 10 persen secara year on year menjadi Rp 4,5 triliun,” imbuh Hafid.

Sementara itu, untuk pembiayaan kendaraan bekas, Adira Finance juga membukukan pertumbuhan sebesar 18 persen (yoy) menjadi Rp 6,8 triliun yang ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan kendaraan seken sebesar 23 persen.

Adira Umumkan 100 Pemenang Harcilnas Periode Februari 2019

Adira juga membukukan pertumbuhan pembiayaan sepeda motor sebesar 15 persen menjadi Rp 19 triliun di 2018 karena kenaikan pembiayaan motor baru sebesar 20 persen (yoy). Hal ini membuat Adira meraih kenaikan pangsa pasar sebesar 60 bps menjadi 11,8 persen pada tahun 2018.

Hingga akhir Desember 2018, pembiayaan baru yang telah disalurkan mencapai Rp 38,2 triliun, tumbuh 17 persen. Pembiayaan mobil sepanjang tahun 2018 meningkat 23 persen.

“Sedangkan untuk tahun ini, Adira Finance menargetkan pertumbuhan pembiayaan baru sekitar 5 sampai 10 persen dari capaian di 2018 sebagai respon perseroan terhadap tren ekonomi nasional yang tahun ini masih akan diwarnai oleh berbagai tantangan,” tukas Hafid.

Strategi untuk memenuhi target tersebut telah dipersiapkan oleh Adira Finance, diantaranya akan membuka cabang Momobil di Palembang. Sebelumnya Mobobil telah hadir di BSD Serpong yang cukup banyak menarik minat para konsumen yang ingin datang untuk melihat langsung kendaraan yang diinginkannya.

Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 908 miliar atau Rp 908 per lembar saham. Jumlah dividen yang dibagikan ini setara dengan 50 persen perolehan laba bersih perusahaan pembiayaan ini sepanjang tahun buku 2018 yang mencapai Rp 1,82 triliun.

Keputusan lainnya dari RUPST perseroan adalah penyisihan Rp 18,2 miliar atau 1 persen dari perolehan laba bersih perseroan untuk cadangan umum mengacu pada Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Melebarkan Sayap, Piaggio Buka Dealer Baru Di Ciledug

RUPST menyetujui laporan tahunan perusahaan tahun buku 2018, pengesahan laporan keuangan perusahaan tahun buku 2018 yang telah diaudit dan mengesahkan laporan tugas pengawas dewan komisaris tahun buku 2018.

DI RUPST kali ini perseroan juga melaporkan penggunaan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan IV Adira Finance Tahap III tahun 2018 senilai Rp 2,26 triliun, obligasi berkelanjutan IV tahap IV tahun 2019 senilai Rp 618 miliar, dan sukuk mudharabah berkelanjutan III tahap III tahun 2019 sebesar Rp 214 miliar.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Review Mobil & Motor, Komparasi, Harga, Komunitas, Modifikasi dan Berita Industri Otomotif Indonesia.
To Top