Autos.id- Jakarta. Mobil jenazah selalu punya aura yang beda sunyi, dingin, dan entah kenapa terasa lebih berat dari kendaraan lain. Sekali lewat, apalagi di jalan yang sepi atau malam hari, suasananya langsung berubah jadi sedikit mencekam.
Nah, bayangin kalau aura itu dibungkus dalam bentuk mobil klasik seperti Pontiac Chieftain 1954 Hearse. Bukannya jadi biasa, justru kesan seramnya makin kuat panjang, gelap, dan penuh nuansa misterius yang bikin siapa pun otomatis nengok… antara penasaran atau merinding.

Mobil Jenazah Tapi Bukan Kaleng-Kaleng!
Kalau dengar mobil jenazah, biasanya langsung kebayang suasana sunyi, gelap, dan agak horor.
Tapi beda cerita kalau ngomongin Pontiac Chieftain 1954 Hearse yang satu ini. Ini bukan sekadar mobil pengantar terakhir, tapi juga bagian dari sejarah otomotif yang super langka.
Dibangun dari mobil klasik tahun 1954 dan diubah jadi hearse oleh Meteor, mobil ini punya aura yang nggak bisa ditemuin di mobil zaman sekarang.
Dari Sedan Biasa Jadi Kendaraan “Terakhir”
Awalnya, mobil ini cuma sedan biasa. Tapi setelah masuk tangan karoseri, semuanya berubah total. Bodi dipanjangin, struktur dimodifikasi, dan dijadikan mobil jenazah profesional.

Di era itu, mobil kayak gini memang nggak dibuat langsung dari pabrikan, tapi dikirim ke coachbuilder buat diubah sesuai kebutuhan.
Yang bikin makin gila, versi ini kabarnya cuma dibuat sekitar 10 unit di tahun 1954, dan sekarang kemungkinan cuma tersisa satu unit yang masih eksis.
Aura Klasik yang Bikin Merinding
Dari segi tampilan, mobil ini punya vibes yang susah dijelasin. Bodi panjang, kaca belakang gede, dan desain khas Amerika tahun 50-an bikin tampilannya elegan tapi tetap ada kesan mistis.
Apalagi kalau dibayangin lewat di jalan malam-malam—warna agak kusam, bentuknya panjang, dan suasananya sepi. Ini tipe mobil yang bisa bikin orang nengok dua kali, antara penasaran atau… merinding.

Mesin Lawas, Tapi Masih “Bernyawa”
Di balik tampilannya yang horor tapi estetik, mobil ini tetap punya jantung mekanik klasik. Awalnya dibekali mesin straight-eight 4.4 liter, walaupun sekarang sempat diganti mesin V8 yang lebih modern.
Menariknya, mesin aslinya masih disimpan, dan ada rencana buat balikin lagi ke kondisi original biar tetap autentik sebagai mobil klasik.
Seram atau Malah Keren?
Nah ini yang bikin debat. Secara fungsi, jelas mobil jenazah identik sama hal-hal yang bikin merinding. Tapi ketika dibungkus dalam desain klasik kayak gini, kesannya berubah total.

Bukan cuma serem, tapi juga elegan dan punya karakter kuat. Di mata pecinta mobil klasik, hearse kayak gini malah dianggap unik dan punya daya tarik sendiri—walaupun tetap niche dan nggak semua orang bisa appreciate.
Horor Tapi Estetik
Mobil ini ada di titik abu-abu antara serem dan keren. Buat orang awam, mungkin bakal langsung kepikiran hal-hal mistis. Tapi buat pecinta otomotif, ini justru karya seni yang punya cerita dan sejarah.
Justru karena “serem”-nya itu, mobil ini jadi makin ikonik. Bukan sekadar kendaraan, tapi simbol unik yang nggak akan pernah bisa diganti mobil modern.

Tapi tenang aja Sobat Autos, Pontiac Chieftain 1954 ini sudah purnatugas alias beralih fungsi jadi kendaraan pribadi. Coba lihat foto di atas ini, kalau pas masih bertugas jadi mobil jenazah isi kabin peti mati besar yang mencekam.
Sekarang Pontiac Chieftain 1954 ini dibeli dan dijadikan kendaraan daily, isinya koper, tas, kantung belanja bahkan ada kasurnya loh. Tapi gimana, kalau diaktivkan lagi jadi mobil jenazah apakah Sobat berani naik atau nyobain nyetirnya?
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.
