Berita Otomotif

Isuzu Resmi Ekspor Perdana Traga ke Filipina

Lepas ekspor perdana Isuzu Traga, Presiden targetkan ekspor otomotif nasional capai 1 juta unit di 2024.

Karawang, Autos.id  –  Presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo, meresmikan ekspor perdana dari produk Isuzu Traga yang dilaksanakan di pabrik Isuzu Karawang Plant di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur baru-baru ini.

Peresmian ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Perekonomian RI –  Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian RI –  Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan RI –  Agus Suparmanto, Gubernur Jawa Barat –  Ridwan Kamil, Senior Executive Officer Isuzu Motors Ltd – Yoichi Masuda, serta Presiden Direktur PT. Astra International –  Prijono Sugiarto.

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh Presiden, sepanjang 2019 sektor otomotif Indonesia membukukan angka ekspor kurang lebih 300 ribu unit ke negara-negara lain. Di tahun 2024 mendatang, Kepala Negara memberikan target agar industri otomotif Indonesia mampu membukukan ekspor sebanyak 1 juta unit. “Saya minta sampaikan kepada seluruh keluarga besar otomotif, tahun 2024 minimal 1 juta unit harus keluar dari Indonesia,” tutur Presiden Jokowi.

Filipina adalah negara tujuan pertama dari ekspor Isuzu Traga dengan total 6.000 unit hingga akhir tahun 2020 dengan kontribusi pada devisa negara diestimasikan mencapai 66.000.000 dolar per tahun. Pada tiga tahun ke depan, Isuzu Indonesia berencana untuk memperluas negara tujuan ekspor Isuzu Traga hingga lebih dari 20 negara, tidak hanya di Asia Tenggara, namun juga Timur Tengah, Amerika Latin, serta beberapa negara di Afrika.

Selain itu, ekspor Isuzu Traga sudah mendapatkan fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) dari Bea dan Cukai. Kami mendapatkan Fasilitas KITE yang merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai melalui Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat. Dengan menggunakan fasilitas ini, impor bahan baku yang diolah, dirakit, dipasang pada barang dan hasil produksinya akan diekspor, diberikan Pembebasan Bea masuk dan PPn Impor tidak dipungut.

Ekspor dari Isuzu Traga ini tidak hanya berdampak pada lingkaran internal dari Isuzu Indonesia sendiri, melainkan juga pada lingkaran eksternal bisnis Isuzu. Kegiatan ekspor membutuhkan penambahan supplier hingga total supplier yang terlibat mencapai 119 perusahaan. Secara keseluruhan, ekspor akan memberikan tambahan penghasilan bagi para supplier hingga 9.000.000 dolar per tahun, serta penambahan omzet untuk perusahaan logistik dapat mencapai 300.000 dolar per tahun.

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Bapak Jap Ernando Demily mengungkapkan, ekspor ini selain bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi target produksi, juga sebagai bentuk upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas produk Isuzu agar memenuhi standar kualitas kelas dunia dan pada akhirnya menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi global kendaraan Isuzu di luar Jepang.

”Dalam setiap produknya, dan khususnya untuk ekspor Isuzu Traga ini, Isuzu Indonesia berjanji untuk terus berusaha memberikan kualitas, biaya serta penyampaian produk yang terbaik agar dapat menjadi basis produksi yang unggul di grup Isuzu dan dunia,” pungkasnya.

Comments

0 comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top